System Operasi Live CD adalah system operasi yang dapat langsung dijalankan di CD, tanpa perlu bantuan harddisk. Salah satu perusahaan yang telah memasuki teknologi ini adalah Linux, misalnya Knoppix, Fedora Core dll. Dengan system operasi Live CD, anda dapat menghapus jejak-jejak file induk virus dengan sangat mudah. Hanya butuh sedikit kopi dan sebatang rokok, maka bibit-bibit virus itupun dapat segera dilenyapkan. Sekedar mengingatkan, SO Live CD ini hanya digunakan untuk menghapus file-file induk virus. Baik itu yang hidden maupun super hidden. Sedangkan untuk perbaikan Registry-nya dibutuhkan media lain, misalnya HijackThis, Script, OptixPro Trojan, dll.
Karena orang kampung saya kebanyakan menggunakan Windows, maka yang akan kita bahas adalah Windows Live CD atau yang lebih dikenal dengan Windows PE.
*
Persiapan :
*
Download PE Builder dari www.nu2.nu
*
Install dulu program tersebut pada windows yang normal (tidak berpenyakit)
*
Siapkan CD Windows XP anda
*
Proses Pembuatan Image Windows
*
Masukkan CD Windows XP
*
Klik I Agree pada peraturan aneh yang muncul Click the image to open in full size.
*
3. Klik No pada tawaran yang muncul
*
Click the image to open in full size.
*
4.Isi ruang yang tersedia sesuai gambar dibawah ini
*
Click the image to open in full size.
*
5.Klik Build, dan klik Yes pada konfirmasi yang munculClick the image to open in full size.
*
6.Klik I Agree pada yang muncul berikutnya
*
7.Biarkan proses berjalan hingga selesaiClick the image to open in full size.
*
8..Jika sudah selesai, akan ditandai dengan tulisan Save log to …… dibagian akhir proses
Proses Pembuatan CD Windows PE
1. Siapkan CD Kosong
2. Pastikan program nero sudah terinstall
3. Pada Opsi burning, pilih Burn Image To DiscClick the image to open in full size.
4. File image Windows PE anda yang baru duat tadi, telah tersimpan di C:\ pebuilder3110a\pebuilder.iso. … Pilih file pebuilder.iso tersebut dan klik Open. Lihat gambar Click the image to open in full size.
5. Terakhir, klik Burn untuk memulai proses dan biarkan sampai selesai.
6. OK, anggap aja sudah selesai, untuk mengujinya anda harus masuk BIOS dan menentukan proses Boot pertamanya dari CDROM.
7. Selamat mencoba
12 December 2008
03 December 2008
Jaringan PC Cloning Page 2
5. Piranti Lunak PC Cloning Winconnect
Fasilitas Terminal Service terdapat di Windows NT 4.0 Terminal Edition (TSE) dan Windows 2000 Server Family (Windows 2000 Server, Windows 2000 Advance Server, dan Windows 2000 Datacenter Server). Namun secara default belum terinstal kecuali jika Anda menambahkan fasilitas tersebut pada saat instalasi atau melalui Windows Component di Control Panel.
Tapi yang kita bicarakan saat ini adalah Terminal Service dari software WINCONNECT. Winconnect ( Download di www.thinsoftinc.com )merupakan salah satu software terminal emulator yang digunakan untuk memungkinkan Linux Base terminal atau pun Windows base terminal (win95/98, Win XP, Win 2000, etc) utk dikoneksikan ke terminal emulator (WinXP , Windows Server) melalui Remote Display protokol (RDP) ataupun Remote Web Desktop Connection.
Mengapa hal itu dilakukan karena untuk menghemat resource dan rupiah tentunya. Dengan hanya memanfaatkan Windows server sehingga user dapat memanfaat secara real time semua resource yang dimiliki windows server tersebut, oleh sistem operasi lainnya seperti LINUX ataupun berbagai macam platform Windows OS bahkan PDA. Untuk dapat membuat Pentium 486 atau personal digital assistant (PDA) dapat digunakan (Lokal Area Network) LAN atau Via internet. Etc . Jadi dalam Hal ini user/client hanya sebagai input-output Keyboard dan Mouse yang mana semua proses dilakukan di server.
Sebuah koneksi broadband internet kecepatan tinggi seperti DSL atau ADSL atau ISN yang berada di kantor anda dapat dimanfaatkan untuk anda bekerja dirumah anda dengan mengandalkan akses internet kecepatan rendah misalnya dial-up. Jadi anda bekerja dirumah tetapi seolah-olah anda berada di kantor anda, bukan hanya di rumah anda di warnetpun anda bisa melakukannya dengan hanya memanfaatkan Internet Explorer (Catatan: dengan melakukan IP Forwarding dulu atau menyewa IP Publik, akan dibahas dilain waktu) untuk memanfaat semua resource kompurter anda dikantor . Asik bukan ….?
INSTALASI JARINGAN LAN (LOCAL AREA NETWORK)
Untuk saat ini yang dibahas koneksi jaringan menggunakan LAN. Dan pada prinsipnya sama saja jika diterapkan pada sistem koneksi lainnya.
1. Ethernet HUB atau Concentrator
HUB adalah perangkat yang memiliki banyak lubang (Port) yang akan menghubungkan semua computer. Salah satu port akan menghubungkan HUB tersebut ke Computer Server. Sedangkan port lainnya digunakan untuk menghubungkan Computer Client atau Workstation yang sudah memiliki LAN Card untuk membentuk suatu jaringan.
Port yang tersedia sampai 8, 16, 24 atau lebih banyak sesuai kebutuhan Anda. Untuk kecepatan, Anda dapat menggunakan HUB 10 atau 10/100. Sebaiknya menggunakan 10/100 karena dapat digunakan untuk jaringan berkecepatan maksimal 10/100.
2. Ethernet Card
Ethernet Card atau LAN Card sering disebut juga NIC (Network Interface Card) berupa papan elektronik yang dipasang di setiap computer yang akan dihubungkan ke jaringan, anda biasa menggunakan LAN Card yang tipe ISA atau PCI dengan kecepatan 10 atau 10/100 Mbps. Tentunya harus disesuaikan dengan type Ethernet HUB yang akan digunakan.
3. Kabel LAN UTP
Ada beberapa jenis kabel untuk jaringan, namun untuk lebih mudahnya Anda dapat menggunakan kabel jenis UTP (Unshelded Twisted Pair), karena di samping tidak terlalu mahal juga kemampuannya dapat diandalkan.
4. Konektor UTP (Jack RJ-45)
Untuk menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenisnya jack yang bentuknya mirip dengan jack kabel telepon namun lebih banyak lubang kabel. Konektor tersebut dipasang di kedua ujung kabel dengan peralatan Tang khusus UTP. Namun jika belum bisa memasangnya, Anda dapat meminta sekaligus pemasangan pada saat membeli kabel UTP.
Image Winconnect ini sangat mirip dengan Citrix Metaframe yang memungkinkan kemampuan client akan sama dengan kemampuan server, tapi kelebihan program ini dibandingkan dengan Citrix Metaframe XP adalah bisa berjalan di Windows XP versi Home atau Profesional sebagai server, yang kalau Citrix hanya bisa berjalan di Windows 2000 server yang penginstalannya kalau untuk pertama kali cukup rumit apalagi kalau untuk mengaktifasi juga bisa bikin pusing yang disertai sistem licensi untuk tiap client/user (bukankah ini pemborosan di era negara kita yang terus menerus terpuruk).
Dengan program ini anda menginstall dengan cukup mudah sekali. Jadi kemampuan PC yang menjalankan Windows XP atau Win Server akan bisa dijalankan diatas windows 95/98, Win Me, Win2000 dan Win XP bahkan linux Mandrake dan Linux RedHat dan berbagai macam platform linux lainnya, bahakan bisa juga PDA, secara bersamaan dan berdiri sendiri layaknya server.
Jadi kemampuan Winconnect ini seperti mencloning seluruh kemampuan server termasuk seluruh program-programnya tanpa terkecuali termasuk pula semua resource PC seperti CD ROM, Internet Conection, Harddisk, Printer dan lain sebagainya pokoknya semuanya, tapi disetiap sisi client berdiri sendiri atau berjalan sendiri-sendiri. Ibaratnya komputer server dipindahkan dan dijalakan disisi masing-masing user tapi berjalan sendiri tiap user secara bersamaan/realtime.
Beberapa kelebihan Connect Terminal ini :
- Berjalan di Windows XP (Versi Home atau Profesional) tanpa perlu memakai Operation System Server seperti Windows 2000 Server.
- Mengcloning seluruh kemampuan server dan seluruh software-software yang dimilikinya yang dapat dijalankan di client tanpa membebani client sama sekali (jadi client hanya sebagai input dan output keyboard dan mouse serta display monitor). Misalnya anda mempunyai Pentium I yang lainnya Pentium 4 yang kemampuannya menjalankan program seperti 3 dimensi Studio Max atau 3 D maya yang mana tidak mampu dijalankan client dengan kemampuan PC Lama seperti Operation System yang rendah (Win95, Win98, WinMe, Win2000), dengan program ini client mampu menjalankan program tersebut dengan seluruh prosesnya dilakukan di Pentium 4.
- Kalau client berjalan di Windows XP cukup menggunakan Remote Display Protokol yang ada pada windows XP kalau anda di windows 98/Me cukup menginstall RDP windows XP .
- Client yang berjalan di linux bisa menjalankan kemampuan PC Pentium 4 yang berjalan di windows XP. Jadi dengan program ini anda tidak memerlukan setiap PC di kantor anda harus menjalankan windows XP yang membutuhkan license yang harus di beli apalagi era Penerapan HAKI sekarang ini, jadi server saja yang menggunakan windows XP yang lainnya misalnya Linux. Sehingga Linux juga mampu menjalankan windows XP dan setiap PC yang terinstal Linux akan menjalankan Windows XP secara bersamaan dan berdiri sendiri-sendiri yang memanfaatkan seluruh kemampuan Windows XP beserta Hardwarenya tanpa terkecuali (kecuali VGA). System dengan cara ini sangat bagus diterapkan di warnet-warnet……..hemat rupiah tentunya, tanpa melanggar hak licensi Microsoft. Misalnya pelanggan disuatu di warnet ada 20 pc semua pc di instalkan Linux saja (PC…? beli yang second/murah asal sudah bisa menjalakan Linux). Sedangkan di sisi server cukup digunakan 1 Windows XP Licensi. Dan semua PC Linux anda akan mampu menjalankan Windows XP. Kemudian jika ada upgrade hardware tentunya lebih hemat lagi karena sisi server saja yang akan di upgrade Hemat kan???.
- Andapun dapat Bekerja di rumah untuk memanfaatkan kemampuan Windows XP di kantor anda via internet, yang sama sekali tidak membebani kemampuan PC di rumah anda. Misalnya di rumah anda akses internet dial-up dengan akses internet yang lambat dan di kantor anda akses internet kecepatan sangat tinggi, dgn program ini akan memanfaatkan juga akses internet yang juga sama cepat dimiliki oleh Windows XP di kantor anda, karena semua proses dilakukan di sisi server di kantor anda sedangkan PC di rumah anda hanya menampilkan Display dan komunikasi keyboard dan mouse. (asyik bukan……???).
- Instalasi sangat mudah seperti kalau anda menginstall program seperti MS Office, Adobe, Corel. Tidak seperti Citrix yang harus berjalan di win2000 Server dan instalasi yang harus membutuhkan kejelian.
- Ukuran file sangat kecil yaitu Cuma 8,5 MB dibandingkan dengan citrix yang ukurannya mencapai 300 MB.
- Dengan program ini kemampuan server Pentium 4 akan anda manfaatkan untuk jumlah user/Client secara bebas. Dibandingan dgn windows teriminal service milik windows 2000 harus mendapatkan licensi untuk setiap clientnya.
- Resolusinya menyesuaikan dengan resolusi client kita, bisa memilih resolusi pixel yang kita kehendaki misalnya 460 x 480 atau 800 x 600 atau 1024 x 768 atau lebih dari itu sesuai kemampuan monitor client dan bisa dalam mode full screen yang mana seolah-olah PC Pentium lama kita sedang menjalankan windows XP.
- Bagus digunakan untuk Warnet, perkantoran yang dapat menghemat jikalau akan mengupgrade hardwarenya. Karena nggak perlu rumit-rumit cukup ganti aja servernya. Dan amat efisien karena seluruh programnya akan terdapat di server aja, jadi nggak perlu lagi instal di client. Dan sebenarnya kalau anda jeli andapun dapat memakai PC client tanpa harddisk menjalankan booting dengan memakai software Thin Offiz atau yang lain sebagainya pada Server Windows XP
Image
6. Untuk di sisi Client
Jika Windows XP/Windows 2000 sebagai client agar bisa menjalankan digunakan program yang sudah Built-in pada Windows XP tersebut.
Ikuti langkah berikut :
Image
* Klik start menu
* Pilih Programs
* Pilih Accessories, klik Communications lalu klik “Remote Desktop Connection” maka akan tampil gambar seperti di bawah ini :
* Untuk menjalankan program ini di bagian option general pada pilihan Computer klik tanda panah ke bawah pilih pilihan kata “” digunakan untuk mencari terminal server yang sedang aktif, maka akan tampil kotak berisikan komputer yang memiliki terminal server.
* Klik dua kali PC yang terdapat Terminal Server tersebut lalu akan masuk ke Windows XP dengan memunculkan kotak dialog Log-on seperti gambar berikut
Jika Client Windows 95/98/Me
* Kalau untuk menjalankan program Remote Desktop Connection di Windows 95/98/Me Harus kita melakukan instalasi karena di Windows 95/98/Me program tersebut tidak built-in didalamnya, jadi harus install dulu RDP for Windows 95/98/Me. Sedangkan untuk menjalankan program tersebut semuanya sama seperti langkah untuk menjalankannya di Windows XP/2000. seperti gambar di bawah ini.
Image
* Berdasarkan pengalaman penulis belum pernah ada windows XP semudah dan setangguh program ini yang bisa di jadikan Windows Terminal Emulator. Jika ada???? yang salah mohon teman-teman ralat yah….!!!!
Jika Dijalankan di PC Linux dan PDA
Jika dijalankan di PC Linux dapat menggunakan software instalasi yang akan di setup di Linux OS yaitu RDP for Linux dan RDP for Windows Mobile PDA.
Sumber : ilmukomputer
Fasilitas Terminal Service terdapat di Windows NT 4.0 Terminal Edition (TSE) dan Windows 2000 Server Family (Windows 2000 Server, Windows 2000 Advance Server, dan Windows 2000 Datacenter Server). Namun secara default belum terinstal kecuali jika Anda menambahkan fasilitas tersebut pada saat instalasi atau melalui Windows Component di Control Panel.
Tapi yang kita bicarakan saat ini adalah Terminal Service dari software WINCONNECT. Winconnect ( Download di www.thinsoftinc.com )merupakan salah satu software terminal emulator yang digunakan untuk memungkinkan Linux Base terminal atau pun Windows base terminal (win95/98, Win XP, Win 2000, etc) utk dikoneksikan ke terminal emulator (WinXP , Windows Server) melalui Remote Display protokol (RDP) ataupun Remote Web Desktop Connection.
Mengapa hal itu dilakukan karena untuk menghemat resource dan rupiah tentunya. Dengan hanya memanfaatkan Windows server sehingga user dapat memanfaat secara real time semua resource yang dimiliki windows server tersebut, oleh sistem operasi lainnya seperti LINUX ataupun berbagai macam platform Windows OS bahkan PDA. Untuk dapat membuat Pentium 486 atau personal digital assistant (PDA) dapat digunakan (Lokal Area Network) LAN atau Via internet. Etc . Jadi dalam Hal ini user/client hanya sebagai input-output Keyboard dan Mouse yang mana semua proses dilakukan di server.
Sebuah koneksi broadband internet kecepatan tinggi seperti DSL atau ADSL atau ISN yang berada di kantor anda dapat dimanfaatkan untuk anda bekerja dirumah anda dengan mengandalkan akses internet kecepatan rendah misalnya dial-up. Jadi anda bekerja dirumah tetapi seolah-olah anda berada di kantor anda, bukan hanya di rumah anda di warnetpun anda bisa melakukannya dengan hanya memanfaatkan Internet Explorer (Catatan: dengan melakukan IP Forwarding dulu atau menyewa IP Publik, akan dibahas dilain waktu) untuk memanfaat semua resource kompurter anda dikantor . Asik bukan ….?
INSTALASI JARINGAN LAN (LOCAL AREA NETWORK)
Untuk saat ini yang dibahas koneksi jaringan menggunakan LAN. Dan pada prinsipnya sama saja jika diterapkan pada sistem koneksi lainnya.
1. Ethernet HUB atau Concentrator
HUB adalah perangkat yang memiliki banyak lubang (Port) yang akan menghubungkan semua computer. Salah satu port akan menghubungkan HUB tersebut ke Computer Server. Sedangkan port lainnya digunakan untuk menghubungkan Computer Client atau Workstation yang sudah memiliki LAN Card untuk membentuk suatu jaringan.
Port yang tersedia sampai 8, 16, 24 atau lebih banyak sesuai kebutuhan Anda. Untuk kecepatan, Anda dapat menggunakan HUB 10 atau 10/100. Sebaiknya menggunakan 10/100 karena dapat digunakan untuk jaringan berkecepatan maksimal 10/100.
2. Ethernet Card
Ethernet Card atau LAN Card sering disebut juga NIC (Network Interface Card) berupa papan elektronik yang dipasang di setiap computer yang akan dihubungkan ke jaringan, anda biasa menggunakan LAN Card yang tipe ISA atau PCI dengan kecepatan 10 atau 10/100 Mbps. Tentunya harus disesuaikan dengan type Ethernet HUB yang akan digunakan.
3. Kabel LAN UTP
Ada beberapa jenis kabel untuk jaringan, namun untuk lebih mudahnya Anda dapat menggunakan kabel jenis UTP (Unshelded Twisted Pair), karena di samping tidak terlalu mahal juga kemampuannya dapat diandalkan.
4. Konektor UTP (Jack RJ-45)
Untuk menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenisnya jack yang bentuknya mirip dengan jack kabel telepon namun lebih banyak lubang kabel. Konektor tersebut dipasang di kedua ujung kabel dengan peralatan Tang khusus UTP. Namun jika belum bisa memasangnya, Anda dapat meminta sekaligus pemasangan pada saat membeli kabel UTP.
Image Winconnect ini sangat mirip dengan Citrix Metaframe yang memungkinkan kemampuan client akan sama dengan kemampuan server, tapi kelebihan program ini dibandingkan dengan Citrix Metaframe XP adalah bisa berjalan di Windows XP versi Home atau Profesional sebagai server, yang kalau Citrix hanya bisa berjalan di Windows 2000 server yang penginstalannya kalau untuk pertama kali cukup rumit apalagi kalau untuk mengaktifasi juga bisa bikin pusing yang disertai sistem licensi untuk tiap client/user (bukankah ini pemborosan di era negara kita yang terus menerus terpuruk).
Dengan program ini anda menginstall dengan cukup mudah sekali. Jadi kemampuan PC yang menjalankan Windows XP atau Win Server akan bisa dijalankan diatas windows 95/98, Win Me, Win2000 dan Win XP bahkan linux Mandrake dan Linux RedHat dan berbagai macam platform linux lainnya, bahakan bisa juga PDA, secara bersamaan dan berdiri sendiri layaknya server.
Jadi kemampuan Winconnect ini seperti mencloning seluruh kemampuan server termasuk seluruh program-programnya tanpa terkecuali termasuk pula semua resource PC seperti CD ROM, Internet Conection, Harddisk, Printer dan lain sebagainya pokoknya semuanya, tapi disetiap sisi client berdiri sendiri atau berjalan sendiri-sendiri. Ibaratnya komputer server dipindahkan dan dijalakan disisi masing-masing user tapi berjalan sendiri tiap user secara bersamaan/realtime.
Beberapa kelebihan Connect Terminal ini :
- Berjalan di Windows XP (Versi Home atau Profesional) tanpa perlu memakai Operation System Server seperti Windows 2000 Server.
- Mengcloning seluruh kemampuan server dan seluruh software-software yang dimilikinya yang dapat dijalankan di client tanpa membebani client sama sekali (jadi client hanya sebagai input dan output keyboard dan mouse serta display monitor). Misalnya anda mempunyai Pentium I yang lainnya Pentium 4 yang kemampuannya menjalankan program seperti 3 dimensi Studio Max atau 3 D maya yang mana tidak mampu dijalankan client dengan kemampuan PC Lama seperti Operation System yang rendah (Win95, Win98, WinMe, Win2000), dengan program ini client mampu menjalankan program tersebut dengan seluruh prosesnya dilakukan di Pentium 4.
- Kalau client berjalan di Windows XP cukup menggunakan Remote Display Protokol yang ada pada windows XP kalau anda di windows 98/Me cukup menginstall RDP windows XP .
- Client yang berjalan di linux bisa menjalankan kemampuan PC Pentium 4 yang berjalan di windows XP. Jadi dengan program ini anda tidak memerlukan setiap PC di kantor anda harus menjalankan windows XP yang membutuhkan license yang harus di beli apalagi era Penerapan HAKI sekarang ini, jadi server saja yang menggunakan windows XP yang lainnya misalnya Linux. Sehingga Linux juga mampu menjalankan windows XP dan setiap PC yang terinstal Linux akan menjalankan Windows XP secara bersamaan dan berdiri sendiri-sendiri yang memanfaatkan seluruh kemampuan Windows XP beserta Hardwarenya tanpa terkecuali (kecuali VGA). System dengan cara ini sangat bagus diterapkan di warnet-warnet……..hemat rupiah tentunya, tanpa melanggar hak licensi Microsoft. Misalnya pelanggan disuatu di warnet ada 20 pc semua pc di instalkan Linux saja (PC…? beli yang second/murah asal sudah bisa menjalakan Linux). Sedangkan di sisi server cukup digunakan 1 Windows XP Licensi. Dan semua PC Linux anda akan mampu menjalankan Windows XP. Kemudian jika ada upgrade hardware tentunya lebih hemat lagi karena sisi server saja yang akan di upgrade Hemat kan???.
- Andapun dapat Bekerja di rumah untuk memanfaatkan kemampuan Windows XP di kantor anda via internet, yang sama sekali tidak membebani kemampuan PC di rumah anda. Misalnya di rumah anda akses internet dial-up dengan akses internet yang lambat dan di kantor anda akses internet kecepatan sangat tinggi, dgn program ini akan memanfaatkan juga akses internet yang juga sama cepat dimiliki oleh Windows XP di kantor anda, karena semua proses dilakukan di sisi server di kantor anda sedangkan PC di rumah anda hanya menampilkan Display dan komunikasi keyboard dan mouse. (asyik bukan……???).
- Instalasi sangat mudah seperti kalau anda menginstall program seperti MS Office, Adobe, Corel. Tidak seperti Citrix yang harus berjalan di win2000 Server dan instalasi yang harus membutuhkan kejelian.
- Ukuran file sangat kecil yaitu Cuma 8,5 MB dibandingkan dengan citrix yang ukurannya mencapai 300 MB.
- Dengan program ini kemampuan server Pentium 4 akan anda manfaatkan untuk jumlah user/Client secara bebas. Dibandingan dgn windows teriminal service milik windows 2000 harus mendapatkan licensi untuk setiap clientnya.
- Resolusinya menyesuaikan dengan resolusi client kita, bisa memilih resolusi pixel yang kita kehendaki misalnya 460 x 480 atau 800 x 600 atau 1024 x 768 atau lebih dari itu sesuai kemampuan monitor client dan bisa dalam mode full screen yang mana seolah-olah PC Pentium lama kita sedang menjalankan windows XP.
- Bagus digunakan untuk Warnet, perkantoran yang dapat menghemat jikalau akan mengupgrade hardwarenya. Karena nggak perlu rumit-rumit cukup ganti aja servernya. Dan amat efisien karena seluruh programnya akan terdapat di server aja, jadi nggak perlu lagi instal di client. Dan sebenarnya kalau anda jeli andapun dapat memakai PC client tanpa harddisk menjalankan booting dengan memakai software Thin Offiz atau yang lain sebagainya pada Server Windows XP
Image
6. Untuk di sisi Client
Jika Windows XP/Windows 2000 sebagai client agar bisa menjalankan digunakan program yang sudah Built-in pada Windows XP tersebut.
Ikuti langkah berikut :
Image
* Klik start menu
* Pilih Programs
* Pilih Accessories, klik Communications lalu klik “Remote Desktop Connection” maka akan tampil gambar seperti di bawah ini :
* Untuk menjalankan program ini di bagian option general pada pilihan Computer klik tanda panah ke bawah pilih pilihan kata “” digunakan untuk mencari terminal server yang sedang aktif, maka akan tampil kotak berisikan komputer yang memiliki terminal server.
* Klik dua kali PC yang terdapat Terminal Server tersebut lalu akan masuk ke Windows XP dengan memunculkan kotak dialog Log-on seperti gambar berikut
Jika Client Windows 95/98/Me
* Kalau untuk menjalankan program Remote Desktop Connection di Windows 95/98/Me Harus kita melakukan instalasi karena di Windows 95/98/Me program tersebut tidak built-in didalamnya, jadi harus install dulu RDP for Windows 95/98/Me. Sedangkan untuk menjalankan program tersebut semuanya sama seperti langkah untuk menjalankannya di Windows XP/2000. seperti gambar di bawah ini.
Image
* Berdasarkan pengalaman penulis belum pernah ada windows XP semudah dan setangguh program ini yang bisa di jadikan Windows Terminal Emulator. Jika ada???? yang salah mohon teman-teman ralat yah….!!!!
Jika Dijalankan di PC Linux dan PDA
Jika dijalankan di PC Linux dapat menggunakan software instalasi yang akan di setup di Linux OS yaitu RDP for Linux dan RDP for Windows Mobile PDA.
Sumber : ilmukomputer
Jaringan PC Cloning Page 1
Jaringan PC Cloning Page 1
Article Index
Pasti anda pernah mendengar iklan seperti ini “kursus jaringan yang membuat PC Pentium lama anda akan setara Pentium 4” pasti banyak yang berpikir “kok bisa” dan pasti bertanya-tanya bagaimana bisa yah, dan pasti anda ingin cari tahu. iklan-iklan seperti ini sangat banyak sekali nampang di koran-koran atau majalah-majalah teknologi informasi yang di iklankan oleh lembaga lembaga pendidikan non formal seperti tempat kursus di ibu kota. iklan seperti itu memang benar adanya jadi Pentium lama dibuat jaringan dengan Pentium 4 sebagai server dan menggunakan program emulator yang sudah terkenal sekarang ini, seperti Citrix Metaframe XP atau windows Terminal Service milik windows 2000/2003 server.
1. Apakah PC Cloning itu ?
* PC merupakan Teknologi Terminal Service pada jaringan computer local yang menggunakan kabel seperti Local Area Network (LAN) maupun jaringan tanpa kabel seperti Wide Area Network (WAN). System Cloning ini memiliki kemampuan memberdayakan computer tipe lama menjadi secepat computer terbaru yang dijadikan Server hanya dengan software atau fasilitas Terminal Service di Windows NT 4.0 atau Windows 2000 Server. Dan tentunya dengan software yang akan kita bahas kali ini yaitu “WINCONNECT”
* Cara kerjanya yaitu software akan melakukan semacam proses Cloning terhadap konfigurasi server (Processor dan RAM) dan selanjutnya memudahkannya secara virtual ke semua computer (workstation) yang terhubung dengan server tersebut.
2. Manfaat PC Cloning
* Hemat, karena Anda hanya membutuhkan satu unit computer berkecepatan tinggi untuk dijadikan Sender Sedangkan PC Client dapat menggunakan computer lama seperti PC 486 atau Pentium lama.
* Efisiensi, Instalasi semua aplikasi hanya dilakukan di Server. Computer Client hanya perlu system dengan Device hardware dengan spesifikasi yang lebih rendah.
* Bahkan computer client dapat bekerja tanpa Hard disk, cukup dengan disket (tentunya dengan proses modifikasi).
3. Untuk Siapa PC Cloning ?
System ini dapat digunakan oleh semua kalangan yang memiliki computer lebih dari satu unit seperti :
* Kantor pemerintahan dan swasta
* Lembaga pendidikan seperti sekolah. perguruan tinggi atau lembaga kursus.
* Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
* Dan lain-lain
4. Peranti Keras yang Diperlukan
4.1. Computer Server
Computer Server akan menjadi pusat kegiatan jaringan menjadi sumber untuk proses Cloning. Computer Server hanya satu unit saja dengan kemampuan yang memadai sehingga dapat melayani semua client yang terhubung di jaringan.
Agar kinerja subsistem Cloning berjalan secara maksimal, perlu diperhatikan konfigurasi peranti keras Computer Server sebagai berikut:
* CPU berbasis Pentium III/IV
* Memori minimal 256 MB (dianjurkan lebih besar)
* Harddisk minimal, 4,3 GB
* Floppy Disk Drive (FDD)
* CD Rom Drive
* Sound Card
* Ethernet Card (LAN Card) 10 atau 10/100 Mbps
* Keyboard & Mouse
* Monitor VGA SVGA
* Modem (jika diperlukan untuk koneksi internet)
4.2. Computer Client
Computer Client adalah computer yang dijadikan workstation, jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak ada batasan untuk jumlah client, namun jika jumlahnya lebih dari sepuluh computer, sebaiknya memperbesar kemampuan Server terutama resource memori.
Spesifikasi computer client sebagai berikut:
* CPU berbasis 286, 386, 486 atau lebih tinggi
* Memori minimal 2 MB atau lebih tinggi
* 8 MB jika menggunakan Windows 95 (CPU 486)
* 16 MB jika menggunakan windows 98 (CPU Pentium 100)
* Harddisk ± 100 MB untuk system DOS/Windows 98
* VGA Card minimal 256 Colour (dianjurkan 16 bit ke atas)
* Floppy Disk (FDD) 1.44 MB
* Sound Card
* Ethernet Card (LAN Card) 10 atau 10/100 Mbps atau Wired LAN
* Keyboard
* Mouse
* Monitor VGA/SVGA
4.3. Local Area Network (LAN)
Untuk menghubungkan semua computer yang akan digunakan pada system Cloning diperlukan peralatan LAN (Local Area Network) yang terdiri atas Ethernet HUB, LAN Card. Kabel UTP dan Konektor RMS. Pembahasan mengenai LAN dapat dilihat pada bagian selanjutnya di buku ini.
Article Index
Pasti anda pernah mendengar iklan seperti ini “kursus jaringan yang membuat PC Pentium lama anda akan setara Pentium 4” pasti banyak yang berpikir “kok bisa” dan pasti bertanya-tanya bagaimana bisa yah, dan pasti anda ingin cari tahu. iklan-iklan seperti ini sangat banyak sekali nampang di koran-koran atau majalah-majalah teknologi informasi yang di iklankan oleh lembaga lembaga pendidikan non formal seperti tempat kursus di ibu kota. iklan seperti itu memang benar adanya jadi Pentium lama dibuat jaringan dengan Pentium 4 sebagai server dan menggunakan program emulator yang sudah terkenal sekarang ini, seperti Citrix Metaframe XP atau windows Terminal Service milik windows 2000/2003 server.
1. Apakah PC Cloning itu ?
* PC merupakan Teknologi Terminal Service pada jaringan computer local yang menggunakan kabel seperti Local Area Network (LAN) maupun jaringan tanpa kabel seperti Wide Area Network (WAN). System Cloning ini memiliki kemampuan memberdayakan computer tipe lama menjadi secepat computer terbaru yang dijadikan Server hanya dengan software atau fasilitas Terminal Service di Windows NT 4.0 atau Windows 2000 Server. Dan tentunya dengan software yang akan kita bahas kali ini yaitu “WINCONNECT”
* Cara kerjanya yaitu software akan melakukan semacam proses Cloning terhadap konfigurasi server (Processor dan RAM) dan selanjutnya memudahkannya secara virtual ke semua computer (workstation) yang terhubung dengan server tersebut.
2. Manfaat PC Cloning
* Hemat, karena Anda hanya membutuhkan satu unit computer berkecepatan tinggi untuk dijadikan Sender Sedangkan PC Client dapat menggunakan computer lama seperti PC 486 atau Pentium lama.
* Efisiensi, Instalasi semua aplikasi hanya dilakukan di Server. Computer Client hanya perlu system dengan Device hardware dengan spesifikasi yang lebih rendah.
* Bahkan computer client dapat bekerja tanpa Hard disk, cukup dengan disket (tentunya dengan proses modifikasi).
3. Untuk Siapa PC Cloning ?
System ini dapat digunakan oleh semua kalangan yang memiliki computer lebih dari satu unit seperti :
* Kantor pemerintahan dan swasta
* Lembaga pendidikan seperti sekolah. perguruan tinggi atau lembaga kursus.
* Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
* Dan lain-lain
4. Peranti Keras yang Diperlukan
4.1. Computer Server
Computer Server akan menjadi pusat kegiatan jaringan menjadi sumber untuk proses Cloning. Computer Server hanya satu unit saja dengan kemampuan yang memadai sehingga dapat melayani semua client yang terhubung di jaringan.
Agar kinerja subsistem Cloning berjalan secara maksimal, perlu diperhatikan konfigurasi peranti keras Computer Server sebagai berikut:
* CPU berbasis Pentium III/IV
* Memori minimal 256 MB (dianjurkan lebih besar)
* Harddisk minimal, 4,3 GB
* Floppy Disk Drive (FDD)
* CD Rom Drive
* Sound Card
* Ethernet Card (LAN Card) 10 atau 10/100 Mbps
* Keyboard & Mouse
* Monitor VGA SVGA
* Modem (jika diperlukan untuk koneksi internet)
4.2. Computer Client
Computer Client adalah computer yang dijadikan workstation, jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak ada batasan untuk jumlah client, namun jika jumlahnya lebih dari sepuluh computer, sebaiknya memperbesar kemampuan Server terutama resource memori.
Spesifikasi computer client sebagai berikut:
* CPU berbasis 286, 386, 486 atau lebih tinggi
* Memori minimal 2 MB atau lebih tinggi
* 8 MB jika menggunakan Windows 95 (CPU 486)
* 16 MB jika menggunakan windows 98 (CPU Pentium 100)
* Harddisk ± 100 MB untuk system DOS/Windows 98
* VGA Card minimal 256 Colour (dianjurkan 16 bit ke atas)
* Floppy Disk (FDD) 1.44 MB
* Sound Card
* Ethernet Card (LAN Card) 10 atau 10/100 Mbps atau Wired LAN
* Keyboard
* Mouse
* Monitor VGA/SVGA
4.3. Local Area Network (LAN)
Untuk menghubungkan semua computer yang akan digunakan pada system Cloning diperlukan peralatan LAN (Local Area Network) yang terdiri atas Ethernet HUB, LAN Card. Kabel UTP dan Konektor RMS. Pembahasan mengenai LAN dapat dilihat pada bagian selanjutnya di buku ini.
19 November 2008
Sejarah Nilai Tukar Rupiah

Inilah sejarah perjalanan rupiah kita dari semula 1 US$ = Rp. 1.88 hingga 1 US$ = Rp. 9.200
6 Maret 1946 : 1 rupiah menjadi 3 sen. Satu rupiah Jepang disamakan dengan tiga sen uang NICA yang mulai saat itu dinyatakan sebagai pengganti uang Jepang di daerah yang diduduki Sekutu.
7 Maret 1946 : Devaluasi rupiah sebesar 2912%. Semula US$ 1 = Rp 188 menjadi US$ 1 = Rp 26525. Akan tetapi nilai tukar US$ dipasar bebas 1950 pada Januari 1948
20 September 1949 Devaluasi rupiah 1 US$ = Rp 380 Dengan catatan saldo perdagangan Indonesia sedang mengalami fase sangat tidak normal akibat kondisi perang dan revolusi
23 Oktober 1949 : Rp 100 = satu rupiah ORI (berlaku di luar Jawa dan Madura). Khusus di Jawa dan Madurakurs penukaran adalah 5 : 1.
Februari 1952 : Devaluasi Rupiah sebesar 6667%. Semula US$ 1 = Rp 380 menjadi US$ 1 = Rp 1140. Dipasar gelap tahun 1954 1 US$ = Rp. 44- dan tahun 1955 1 US$= Rp.48-
25 Agustus 1959 uang harus “dikebiri” lagi. Uang kertas Rp 1.000- (yang disebut si Gajah) dan Rp 500- (si Macan) dinyatakan susut nilainya hingga tinggal 10%. Simpanan di bank yang nilainya melebihi Rp 25.000- dibekukan. Maka cerita pilu pun bermunculan.
Rupiah didevaluasi dari 1 US$ = Rp. 11.40 menjadi 1 US$ = Rp. 45. Dipasar gelap 1 Us $ = Rp. 9375 pada akhir September 1959 naik menjadi Rp. 250 akhir Desember 1959 dan Rp.550 pada akhir Januari 1960 dan Rp. 1000 pada akhir Desember 1962Rp. 1300 akhir Januari 1963 menjadi Rp. 1900 Desember 1963
Tahun 1964 Rupiah didevaluasi 1 US$ = Rp. 250 namun dipasar gelap Januari 1964 = Rp. 2000- Desember 1964 = Rp. 4700 Januari hingga Desember 1965 berturut-turut = Januari =Rp. 9.000 Feb = 8.500 Mar = 9000Apr = 10.000Mei = 10.000 Jun = 9.000 Jul = 11.000 Ags = 13.000 Sep = 12.000Okt = 14500Nov = 28.000 dan Desember 1965 Rp. 35.000 per Dolar AS. ‘Kejatuhan Bung Karno’
13 Desember 1965Rp 1.000- uang lama harus ditukarkan dengan uang baru senilai Rp 1-. Keparahan ekonom i ini terlihat dari nilai AS $ 1 yang mencapai Rp 10.000- uang lama (sama dengan kurs di awal 1998) atau Rp 10- uang baru.
17 April 1970 Devaluasi 1 US $ = Rp. 378-
Orde Baru perlahan-lahan mulai membangun perekonomianpun dengan langkah devaluasi. Nilai rupiah dipotong 10% menjadi Rp 415-/AS $ 1 pada 23 Agustus 1971.“Kenop 15″ (1978) mematok AS $ 1 pada Rp 625-. Orang miskin makin menjerit karena harga barang langsung melonjak Karena tak sanggup menyangga rupiahapa mau dikata pemerintah harus memangkas lagi rupiah pada 29 Maret 1983. Dari Rp 700- menjadi Rp 970- per AS $ 1. Itulah mimpi buruk ketujuh.
“Pakto 88″kependekan dari Paket Oktober 1988 berupa deregulasi perbankan dan upaya peningkatan kegairahan berinvestasidalam jangka pendek berhasil mendongkrak pertumbuhan. Namunrakyat kebanyakan hanya bisa menyimpulkanderegulasi tak lebih dari pengukuhan kejutan keuangan dua tahun sebelumnyasaat dolar AS melonjak ke angka Rp 1.600–an.
Sejak Oktober 1997 rupiah dibiarkan mengambang bebas (free floating) sesuai pasar. Benar saja dolar AS naik dari Rp 2.300- ke Rp 3.100-ke Rp 4.000-melompat ke Rp 5.500-dan seterusnya.
Pengamat pasar uang Theo Francisco Toemion mengistilahkan “rupiah terjun bebas” karena depresiasi puluhan persen tak lagi dalam kurun tahunan atau bulanan melainkan harian.
Puncaknya adalah ketika AS $ 1 bernilai Rp 17.200- pada April 1998 berarti rupiah terdevaluasi 750% dalam setahun. Terbayang akibat kejutan kesembilan ini orang makan ayam goreng beserta kentang impor dan sayurannya harus membayar Rp 100.000-walau jika didolarkan tak lebih dari AS $ 6.‘ Kejatuhan Soeharto’
Dicomot dari kanan kiri antara lain : Intisari
07 November 2008
Pengamanan File/Folder
Tentunya Anda ingin file-file pribadi yang bersifat rahasia atau penting terpelihara dengan baik. Tidak dapat dicuri oleh orang lain termasuk anak-anak, anggota keluarga lainnya dan teman dekat Anda. File atau folder seperti itu memerlukan perlindungan keamanan sehingga pemakai yang tidak sah tidak bisa mengakses, membaca, menyalin ataupun menghapus.
Adapun software yang dapat melakukan hal ini diantaranya adalah Folder Hider. Folder Hider dapat menyembunyikan dan memproteksi (dengan menggunakan password) file, folder dan dokumen lainnya dalam waktu singkat.
Dengan Folder Hider, Anda dapat menjaga semua kerahasiaan data Anda. Untuk mendapatkannya, silahkan download disini.
Requirements: Windows 95/98/Me/NT/2000/XP/2003 Server/VistaLimitations: No limitations
06 November 2008
Menulis Blog di Microsoft Word dengan Blogger for Word

Judul diatas adalah sesuatu hal yang sudah biasa dan mudah dilakukan. Namun sebenarnya Anda dapat menulis blog dengan menggunakan Microsoft Word ke dalam salah satu layanan blog gratis yaitu Blogger. Blogger adalah salah satu layanan blog secara gratis yang telah diambil alih oleh raksasa penyedia layanan search engine yaitu Google. Namun sebelum Anda dapat menggunakan feature ini maka Anda harus menambahkan aplikasi add on terlebih dahulu dengan Blogger for Word.
Biasanya kita menulis di blog langsung di fasilitas menu Blogger dimana kita terkoneksi ke internet dan setelah selesai kita bisa langsung publish tulisan kita. Namun cara lain juga dapat dilakukan dengan posting blog secara offline sehingga dapat menghemat biaya koneksi internet yaitu dengan menggunakan text editor atau aplikasi office. Setelah tulisan selesai kita copy paste ke blogger dan lalu kita publish.
Nah, disini kita akan mengoptimalkan aplikasi office Microsoft Word untuk menulis blog secara offline. Sebelumnya pastikan bahwa Anda sudah mendownload Blogger for Word yang dapat didownload disini. Jangan khawatir, aplikasi installernya cukup kecil sekitar 2 MB. Setelah Anda menginstal Blogger for Word maka toolbar Blogger akan muncul di Microsoft Word. Bila Anda ingin segera menulis blog maka lakukanlah secara offline dan bila sudah selesai kemudian nyalakan internet untuk mempublish postingan Anda.
Secara ringkas dapat dijelaskan disini langkah-langkahnya dalam menulis blog dengan Microsoft Word 2007 (mungkin sedikit berbeda untuk versi yang lama) sbb:
1. Pada menu sebelah atas klik [Add-Ins]. Opsi [Add-Ins] sebaris dengan [Home], [Page Layout], dan lain-lain.
2. Klik [Blogger Settings], kemudian muncul kotak dan masukkan Username dan Password Anda untuk login ke Blogger. Setelah itu tekan [OK].
3. Silakan Anda menulis blog di dalam Word secara offline.
4. Bila Anda sudah selesai, silakan ke posisi online dan tekan [Publish]
5. Masukkan judul blog Anda dan pilih blog yang akan berisi tulisan itu, lalu klik [Send]
6. Selesai...
Cara Backup Blog di Blogger
Setelah Anda menulis ke dalam blog maka sebaiknya lakukan backup secara periodik. Hal ini bertujuan agar supaya tulisan Anda tidak hilang sia-sia bila suatu saat ada masalah di hosting blog kita atau misal Anda ingin melakukan upgrade blog. Berikut ada beberapa cara mudah melakukan backup blog Anda di Blogger :
- Buka browser Anda (dalam hal ini dipakai browser Firefox 3)
- Siapkan add on Firefox yaitu DownThemAll!, yang dapat Anda download disini.
- Masukan alamat URL blog Anda, misal http://namabloganda.blogspot.com/
- Tambahkan keterangan dibelakang alamat URL Anda dengan mengetikkan "/search?max-results=N" (tanpa tanda ") sehingga menjadi http://namabloganda.blogspot.com/search?max-results=N.
- N menunjukkan jumlah total postingan Anda yang dapat dilihat pada Dashboard di Blogger (Gambar 1). N diisi maksimal 1000 postingan (cukup banyak sih 1000 postingan)
- Setelah alamat blog Anda terbuka, klik kanan mouse dan pilih menu DownThemAll!. Add on ini dapat mendukung backup seperti file dan foto yang sudah Anda upload di blog Anda.
- Seperti pada Gambar 2, Anda dapat menentukan lokasi mana backup blog Anda simpan. Pilih di Save files in dan kemudian centang pada Filters sesuai dengan isi blog Anda.
- Setelah selesai klik Start.
Gambar 2
Panduan Memilih Notebook
Panduan Memilih Notebook
Saat ini harga Notebook boleh dibilang relatif lebih murah dibanding tahun lalu. Oleh karena itu barang ini menjadi primadona di hampir semua kalangan baik mahasiswa, pengusaha, dosen, bahkan anak kecilpun sudah dikenalkan menggunakan notebook ini. Namun, sebelum Anda membeli notebook pastikan terlebih dahulu beberapa panduan di bawah ini:
1. Berat dan Ukuran Layar Notebook
Faktor berat notebook memegang peranan penting apabila Anda sering bepergian. Tidak semua notebook memiliki berat yang ringan meskipun dikatakan sebagai barang portable. Bila Anda sangat aktif mobile maka pemilihan notebook berbobot ringan sangatlah diperlukan. Berat yang ideal adalah di sekitar 1,6 – 2,2 kg dan lebih dari itu maka Anda siap-siap untuk memanggul beban notebook Anda sehingga bahu Anda harus wajib dipijit tiap hari. Nah, berat notebook akan berbanding lurus dengan ukuran layarnya. Notebook dengan berat dibawah 2,2 kg akan memiliki layar ukuran 12-13 inci dengan resolusi 1280x800 pixel. Namun notebook yang ringan tentu akan memliki harga yang lebih mahal karena adanya system pendinginan yang lebih kompleks.
2. Sistem Operasi (OS)
Saat ini sebagian besar produsen notebook telah menginstall OS dari Microsoft. Pastikan software yang Anda lihat di notebook adalah asli/original. OS Windows Vista yang lebih banyak diinstall saat ini mengingat Windows XP di pasaran yang sudah agak susah ditemui, namun Anda dapat memilih OS yang sesuai dengan kebutuhan.
3. CPU
Notebook dengan CPU Intel Core 2 Duo memiliki performa yang sangat baik. CPU ini memiliki tenaga pemrosesan yang besar dan menggunakan energi yang lebih sedikit. Panas yang dikeluarkan juga lebih sedikit jika dibandingkan generasi CPU Pentium sebelumnya.
4. RAM
Di pasaran saat ini sudah banyak spec notebook dengan RAM yang tinggi 1 GB karena standar Vista yang diinstall di notebook tsb. Sebenarnya bila notebook memakai OS Windows XP, besarnya RAM tsb sudah lebih dari cukup. Namun, RAM 1 GB untuk Vista masih sangat minim sekali sehingga diperlukan paling tidak RAM 2 GB agar Anda dapat melakukan beberapa aplikasi secara simultan, membuka aplikasi Office sambil berselancar di internet dan untuk mengecek email Anda. Disamping RAM 2 GB ini Anda butuhkan bila Anda adalah seorang gamer atau sering mengedit beberapa foto digital.
5. Port dan Video Card
Notebook yang harganya ekonomis akan memiliki sepasang port USB, tanpa port serial, parallel, atau DVI dan port VGA nya pun hanya satu port. Pastikan kebutuhan Anda sudah sesuai dengan banyaknya port tsb. Apabila budget Anda terbatas maka Anda akan mendapatkan notebook dengan performa grafis yang kurang bagus. Hal ini akan sangat terasa bila OS yang ada adalah Vista dimana dibutuhkan Video Card yang kuat untuk memaksimalkan features barunya seperti interface Aero, menu tembus pandang, serta Flip 3D nya. Pilih model notebook minimal RAM onboard 128 MB, namun Anda disarankan lebih ‘aman’nya upgrade ke RAM 256 MB
6. Wireless dan Bluetooth
Teknologi yang satu ini patut Anda cermati karena saat ini teknologi wireless sudah sangat umum dipakai selain dipasang di notebook seperti di Handphone, dsb. Biasanya standar notebook sudah terinstall kartu wireless (WIFI) 802.11g. Pastikan pula kebutuhan teknologi Bluetooth Anda sudah sesuai dengan kebutuhan Anda terpasang di notebook. Teknologi Bluetooth memungkinkan Anda dapat mensinkronisasikan email, kalender, kontak handpone ke notebook Anda dengan cara menggunakan teknologi wireless.
7. Touch Pad
Pastikan Touch Pad di notebook Anda nyaman. Hal ini penting meskipun kadang kita memakai mouse eksternal.
8. Baterai Notebook
Faktor ini sangat penting karena saat kita memakai notebook tiba-tiba baterai drop membuat kita kerepotan. Oleh karena itu pastikan bila Anda memiliki budget, belilah baterai cadangan untuk Anda yang sering bepergian atau melakukan presentasi penting dan membutuhkan waktu yang singkat.

Saat ini harga Notebook boleh dibilang relatif lebih murah dibanding tahun lalu. Oleh karena itu barang ini menjadi primadona di hampir semua kalangan baik mahasiswa, pengusaha, dosen, bahkan anak kecilpun sudah dikenalkan menggunakan notebook ini. Namun, sebelum Anda membeli notebook pastikan terlebih dahulu beberapa panduan di bawah ini:
1. Berat dan Ukuran Layar Notebook
Faktor berat notebook memegang peranan penting apabila Anda sering bepergian. Tidak semua notebook memiliki berat yang ringan meskipun dikatakan sebagai barang portable. Bila Anda sangat aktif mobile maka pemilihan notebook berbobot ringan sangatlah diperlukan. Berat yang ideal adalah di sekitar 1,6 – 2,2 kg dan lebih dari itu maka Anda siap-siap untuk memanggul beban notebook Anda sehingga bahu Anda harus wajib dipijit tiap hari. Nah, berat notebook akan berbanding lurus dengan ukuran layarnya. Notebook dengan berat dibawah 2,2 kg akan memiliki layar ukuran 12-13 inci dengan resolusi 1280x800 pixel. Namun notebook yang ringan tentu akan memliki harga yang lebih mahal karena adanya system pendinginan yang lebih kompleks.
2. Sistem Operasi (OS)
Saat ini sebagian besar produsen notebook telah menginstall OS dari Microsoft. Pastikan software yang Anda lihat di notebook adalah asli/original. OS Windows Vista yang lebih banyak diinstall saat ini mengingat Windows XP di pasaran yang sudah agak susah ditemui, namun Anda dapat memilih OS yang sesuai dengan kebutuhan.
3. CPU
Notebook dengan CPU Intel Core 2 Duo memiliki performa yang sangat baik. CPU ini memiliki tenaga pemrosesan yang besar dan menggunakan energi yang lebih sedikit. Panas yang dikeluarkan juga lebih sedikit jika dibandingkan generasi CPU Pentium sebelumnya.
4. RAM
Di pasaran saat ini sudah banyak spec notebook dengan RAM yang tinggi 1 GB karena standar Vista yang diinstall di notebook tsb. Sebenarnya bila notebook memakai OS Windows XP, besarnya RAM tsb sudah lebih dari cukup. Namun, RAM 1 GB untuk Vista masih sangat minim sekali sehingga diperlukan paling tidak RAM 2 GB agar Anda dapat melakukan beberapa aplikasi secara simultan, membuka aplikasi Office sambil berselancar di internet dan untuk mengecek email Anda. Disamping RAM 2 GB ini Anda butuhkan bila Anda adalah seorang gamer atau sering mengedit beberapa foto digital.
5. Port dan Video Card
Notebook yang harganya ekonomis akan memiliki sepasang port USB, tanpa port serial, parallel, atau DVI dan port VGA nya pun hanya satu port. Pastikan kebutuhan Anda sudah sesuai dengan banyaknya port tsb. Apabila budget Anda terbatas maka Anda akan mendapatkan notebook dengan performa grafis yang kurang bagus. Hal ini akan sangat terasa bila OS yang ada adalah Vista dimana dibutuhkan Video Card yang kuat untuk memaksimalkan features barunya seperti interface Aero, menu tembus pandang, serta Flip 3D nya. Pilih model notebook minimal RAM onboard 128 MB, namun Anda disarankan lebih ‘aman’nya upgrade ke RAM 256 MB
6. Wireless dan Bluetooth
Teknologi yang satu ini patut Anda cermati karena saat ini teknologi wireless sudah sangat umum dipakai selain dipasang di notebook seperti di Handphone, dsb. Biasanya standar notebook sudah terinstall kartu wireless (WIFI) 802.11g. Pastikan pula kebutuhan teknologi Bluetooth Anda sudah sesuai dengan kebutuhan Anda terpasang di notebook. Teknologi Bluetooth memungkinkan Anda dapat mensinkronisasikan email, kalender, kontak handpone ke notebook Anda dengan cara menggunakan teknologi wireless.
7. Touch Pad
Pastikan Touch Pad di notebook Anda nyaman. Hal ini penting meskipun kadang kita memakai mouse eksternal.
8. Baterai Notebook
Faktor ini sangat penting karena saat kita memakai notebook tiba-tiba baterai drop membuat kita kerepotan. Oleh karena itu pastikan bila Anda memiliki budget, belilah baterai cadangan untuk Anda yang sering bepergian atau melakukan presentasi penting dan membutuhkan waktu yang singkat.
Enterprise Asset Management
Enterprise Asset Management
Enterprise Asset Management dulunya dikenal dengan nama CMMS
CMMS merupakan system terintegrasi yang mencatat hal-hal yang berkaitan dengan maintenance, dalam CMMS dicatatkan :
Nama Asset/mesin,
daftar pekerjaan Maintenance (Planned & Unplann ed Maintenance),
history pemakaian sejak pembelian,
history kerusakan,
total biaya yang dikeluarkan,
sparepart yang dibutuhkan untuk sebuah mesin,
stok spare part yang ada,
sampai menghitung nilai MTBF (Mean Time Between Failure)& MTTR (Mean Time To Repair).
CMMS juga bisa terintegrasi dengan system lain, seperti ERP pada manufaktur dalam hal ini integrasi dengan data output mesin yang tercatat di ERP sehingga pada output tertentu mesin harus di maintain (servis, ganti spare part, dll), data pembelian spare part, jurnal accounting, dll.
Pada hakikatnya CMMS, seperti namanya, adalah sistem yang mendayagunakan komputasi (Data base sistem) untuk melakukan management aktifitas maintenance asset organisasi. Untuk itu tentu hal pertama yang harus dilakukan untuk menerapkan CMMS adalah :
1. standarisasi sistem registrasi asset.Mulai dari asset sistem service (misal kompressor service unit, power generation unit),
2. equipment unit, maintanable unit sampai spare part.
3. Selain itu asset man power resources juga teresgiter dalam data base CMMS,
4. spesial tool yang tersedia, dsb nya.
Kemudian setelah itu tentu adalah sistem management pekerjaan yang biasanya berupa work order flow process yang mengatur bagaimana suatu alur pekerjaan maintenance harus di jadwalkan, rencanakan, eksekusi ataupun di tunda di"pasang" pada CMMS sehingga pekerjaan maintenance dapat diatur/di manage dengan baik.
Work order flow biasanya juga dilengkapi dengan Standar Operating Procedure atau sejenisnya sebagai guidance untuk melakukan pekerjaan dalam suatu jenis work order. dalam SOP tersebut biasanya dicantumkan spesial tool yang diperlukan, jenis human resources nya, prekiraan man hour, spare part yang diperlukan, consumable item, dll. Berbekal data-data tersebut maka diharapakan pekerjaan maintenance dapat di"atur" dan di jadwalkan POST http://www.blogger.com/post-create.do HTTP/1.0dan di rencanakan dengan baik serta pekerjaan un planed dan unscheduled serta backlog dapat ditekan. Selain itu tentu akan sangat membantu (tidak selalu tersedia module nya) bila CMMS juga dapat menyimpan data histori asset, run time tracker (untuk melihat reliability dan availability asset), dan dapat ber"komunikasi" dengan ERP perusahaan.Adapun poduknya sangat banyak mulai dari yang sederhana seperti CWork, hingga MAXIMO, 7i (Data stream dahulu), JDE atau SAP.

Enterprise Asset Management dulunya dikenal dengan nama CMMS
CMMS merupakan system terintegrasi yang mencatat hal-hal yang berkaitan dengan maintenance, dalam CMMS dicatatkan :
Nama Asset/mesin,
daftar pekerjaan Maintenance (Planned & Unplann ed Maintenance),
history pemakaian sejak pembelian,
history kerusakan,
total biaya yang dikeluarkan,
sparepart yang dibutuhkan untuk sebuah mesin,
stok spare part yang ada,
sampai menghitung nilai MTBF (Mean Time Between Failure)& MTTR (Mean Time To Repair).
CMMS juga bisa terintegrasi dengan system lain, seperti ERP pada manufaktur dalam hal ini integrasi dengan data output mesin yang tercatat di ERP sehingga pada output tertentu mesin harus di maintain (servis, ganti spare part, dll), data pembelian spare part, jurnal accounting, dll.
Pada hakikatnya CMMS, seperti namanya, adalah sistem yang mendayagunakan komputasi (Data base sistem) untuk melakukan management aktifitas maintenance asset organisasi. Untuk itu tentu hal pertama yang harus dilakukan untuk menerapkan CMMS adalah :
1. standarisasi sistem registrasi asset.Mulai dari asset sistem service (misal kompressor service unit, power generation unit),
2. equipment unit, maintanable unit sampai spare part.
3. Selain itu asset man power resources juga teresgiter dalam data base CMMS,
4. spesial tool yang tersedia, dsb nya.
Kemudian setelah itu tentu adalah sistem management pekerjaan yang biasanya berupa work order flow process yang mengatur bagaimana suatu alur pekerjaan maintenance harus di jadwalkan, rencanakan, eksekusi ataupun di tunda di"pasang" pada CMMS sehingga pekerjaan maintenance dapat diatur/di manage dengan baik.
Work order flow biasanya juga dilengkapi dengan Standar Operating Procedure atau sejenisnya sebagai guidance untuk melakukan pekerjaan dalam suatu jenis work order. dalam SOP tersebut biasanya dicantumkan spesial tool yang diperlukan, jenis human resources nya, prekiraan man hour, spare part yang diperlukan, consumable item, dll. Berbekal data-data tersebut maka diharapakan pekerjaan maintenance dapat di"atur" dan di jadwalkan POST http://www.blogger.com/post-create.do HTTP/1.0dan di rencanakan dengan baik serta pekerjaan un planed dan unscheduled serta backlog dapat ditekan. Selain itu tentu akan sangat membantu (tidak selalu tersedia module nya) bila CMMS juga dapat menyimpan data histori asset, run time tracker (untuk melihat reliability dan availability asset), dan dapat ber"komunikasi" dengan ERP perusahaan.Adapun poduknya sangat banyak mulai dari yang sederhana seperti CWork, hingga MAXIMO, 7i (Data stream dahulu), JDE atau SAP.
5 Langkah Downgrade Vista ke Windows XP

Sistem operasi Windows Vista memang memiliki interface yang lebih baik dari XP. Namun dibalik itu semua ada beberapa hal yang perlu dicatat, salah satunya adalah spesifikasi komputer Anda harus memenuhi syarat untuk instalasi Vista. Bila Anda memang sudah menginstalasi Vista dan ternyata komputer Anda "tidak memenuhi syarat" maka Anda perlu mempertimbangkan untuk kembali menggunakan Windows XP. Nah, bagaimana bila Anda ingin melakukan downgrade dari Vista ke Windows XP? Cara ini lebih mudah dilakukan daripada Anda harus memformat ulang komputer Anda:

1. Windows XP tidak dapat diinstal di atas Windows Vista. Namun jika Anda ingin menggunakan dual booting pada komputer Anda maka Anda bisa memakai tool DiskPart yang ada dalam disk instalasi Windows Vista untuk membuat partisi yang kedua. Namun bila Anda ingin menggunakan aplikasi seperti GParted bisa juga. Anda dapat menghapus habis Windows Vista dan kemudian menginstal kembali komputer Anda dengan Windows XP dengan aplikasi yang sama. Aplikasi GParted dapat didownload disini dan bisa Anda lihat screenshot dibawah ini

2. Saat Anda memakai XP dan ingin meng copy file ke harddisk SATA Anda, namun Anda tidak dapat melihat disk drive tsb maka penyebabnya adalah mode AHCI pada harddisk SATA adalah enabled. Cara merubahnya adalah Anda masuk ke BIOS komputer Anda dan matikan fungsi mode AHCI yang otomatis akan menyalakan mode ATA untuk memudahkan proses instalasi.
3. Boot komputer Anda dengan menggunakan Windows XP SP2 langsung dan instal sistem operasi tsb secara normal. Bila Anda ingin menjadikan dual booting maka Windows Vista akan berada di drive C dan Windows XP akan berada di drive E (drive lainnya selain drive C).
4. Jika komputer Anda ingin menjadi dual boot (Windows Vista dan Windows XP) maka Anda perlu memperbaiki MBR (Master Boot Record) harddisk Anda. Hal ini dikarenakan saat Anda menginstal Windows XP maka XP akan menimpa MBR yang dipakai oleh Vista sehingga Windows Vista Anda tidak akan bisa loading. Nah, untuk memperbaikinya, jalankan booting melalui disk Windows Vista dan pilih "Repair your computer" pada screen Install Now. Kemudian pilih Startup repair untuk memperbaiki MBR tsb.
5. Tahap terakhir adalah melakukan setup dual booting pada komputer Anda. Beberapa boot manager dapat melakukan hal ini, salah satu diantaranya EasyBCD. Aplikasi gratis ini dapat Anda download disini. Boot komputer Anda di Vista, lalu instal EasyBCD dan klik Add/Remove Entries.
3. Boot komputer Anda dengan menggunakan Windows XP SP2 langsung dan instal sistem operasi tsb secara normal. Bila Anda ingin menjadikan dual booting maka Windows Vista akan berada di drive C dan Windows XP akan berada di drive E (drive lainnya selain drive C).
4. Jika komputer Anda ingin menjadi dual boot (Windows Vista dan Windows XP) maka Anda perlu memperbaiki MBR (Master Boot Record) harddisk Anda. Hal ini dikarenakan saat Anda menginstal Windows XP maka XP akan menimpa MBR yang dipakai oleh Vista sehingga Windows Vista Anda tidak akan bisa loading. Nah, untuk memperbaikinya, jalankan booting melalui disk Windows Vista dan pilih "Repair your computer" pada screen Install Now. Kemudian pilih Startup repair untuk memperbaiki MBR tsb.
5. Tahap terakhir adalah melakukan setup dual booting pada komputer Anda. Beberapa boot manager dapat melakukan hal ini, salah satu diantaranya EasyBCD. Aplikasi gratis ini dapat Anda download disini. Boot komputer Anda di Vista, lalu instal EasyBCD dan klik Add/Remove Entries.



Ganti drive letter menjadi E: dan kemudian ganti type ke Windows NT/2k/XP/2k3. Klik Add Entry, lalu tekan Save. Lakukan reboot ulang dan kemudian bootloader akan muncul secara otomatis. Sekarang Anda dapat memilih OS mana yang Anda familiar, Windows Vista atau Windows XP. Mudah bukan...!
Subscribe to:
Posts (Atom)

