15 May 2009

Kompetensi Perusahaan

Kompetensi Perusahaan

Kompetensi Perusahaan Apa yang dimaksud dengan kompetensi? Pada tahun-tahun sebelumnya, setiap tenaga kerja yang baru masuk, diberikan pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan skill dan knowledge agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Namun disadari bahwa peningkatan dari sisi skill dan knowledge saja tidak cukup, karena banyak tenaga kerja yang pandai namun attitude nya kurang, oleh karena itu diperlukan tambahan berupa soft kompetensi. Di dalam implementasinya, sulit untuk menilai keberhasilan dari pendidikan soft kompetensi ini. Bagaimana mengukur integritas dari seseorang ?

Walaupun seseorang telah menerima pendidikan berupa soft maupun hard kompetensi, namun mengukur integritas memerlukan waktu yang panjang. Bahkan hasil pendidikan secara hard kompetensi sendiripun, rata-rata evaluasi yang dilakukan baru pada level 2, yaitu baru pada evaluasi pengajar apakah materi pendidikan telah sesuai dengan yang diharapkan, bagaimana penyampaian materi tersebut di kelas. Evaluasi bahkan belum sampai menyentuh, apakah setelah mendapatkan pendidikan, pekerja dapat meningkatkan kinerja pada unit kerjanya masing-masing. Apalagi bilamana pendidikan yang diberikan bersifat konseptual, yang akan memerlukan waktu cukup panjang untuk menghasilkan perubahan. Bahkan pendidikan aplikasi, yang diharapkan dapat meningkatkan skill secara langsung, atau mengurangi kesalahan, baru dapat diukur apabila pekerja yang bersangkutan meningkat skill nya serta berkurang melakukan kesalahan. Pada dasarnya pendidikan di perusahaan dapat dibagi tiga: pendidikan rekrutmen, pendidikan pengembangan dan pendidikan aplikasi. Pendidikan rekrutmen ditujukan bagi para pekerja yang baru masuk diperusahaan, pendidikan dimaksudkan agar pekerja tadi mendapat pemahaman dan pelatihan sebagai bekal untuk bekerja sesuai kompetensi yang dibutuhkan perusahaan. Pendidikan pengembangan, dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan pekerja dari sisi konseptual, dan berjenjang. Sedangkan pendidikan aplikasi dimaksudkan untuk meningkatkan skill sesuai unit bisnis masing-masing. Setiap kurikulum pendidikan telah memasukkan unsur soft dan hard kompetensi secara inherent, namun bagi jenis kompetensi yang tak dapat disampaikan secara inherent dengan hard kompetensinya, dikemas dalam bentuk key kompetensi . Pendidikan berbasis kompetensi memang diperlukan bagi perusahaan, terutama agar setiap orang mendapat posisi sesuai dengan kompetensinya, serta match dengan kebutuhan perusahaan. Untuk mendapatkan tenaga kerja yang pas dengan kebutuhan, sebelumnya perlu dilakukan assessment terhadap pekerja yang memenuhi kriteria. Assessment yang dilaksanakan hendaknya telah memenuhi kompetensi bidang yang akan dimasuki beserta tingkat kedalamannya. Ini untuk mempermudah dalam pelaksanaan pendidikannya, sehingga dalam setiap kelompok peserta didik diharapkan kompetensinya telah sama, karena hal ini akan memudahkan pelaksanaan pendidikan. Saat ini setiap perusahaan, dalam melakukan pendidikan bagi tenaga kerja menggunakan pendidikan berbasis kompetensi, sesuai dengan strategi perusahaan yang mengutamakan SDM berbasis kompetensi.

Maintenace Planning # 1

Dalam merencanakan maintenance sebuah unit khususnya alat-alat berat dan alat pendukungnya ada beberapa hal yang harus dilakukan agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan perencanaan tersebut. Hal yang harus kita ketahui dan dipenuhi diantaranya:
1. Umur unit
Hampir semua unit baru sekarang yang digunakan di perusaahaan umumnya sudah memiliki penunjuk jam penggunaan atau Hour Meter. Masing-masing jenis unit akan memiliki interval service yang berbeda tergantung daripada petunjuk dari vendor atau dari engineering masing-masing perusahaan. Misalnya per 250 jam, 500 jam, 1000 jam, dst




2. Umur komponen
Umur komponen dalam hal ini ada tipe yang mempunyai interval/ frekuensi waktu penggantian dan ada yang berdasarkan kondisinya atau tidak memiliki batas waktu yang ditentukan. Misalnya sebuah unit CAT789 menggunakan engine sampai 20000 jam maka akan berbeda dengan penggantian Track dozer yang kadang tidak diberi interval waktu penggantian.
3. Ketersediaan Part/komponen
Pada waktu merencanakan perbaikan / maintenance sebuah unit maka sudah pasti membutuhkan part atau bahan. Misal dari oli, filter sampai pada komponen yang direncanakan diganti. Jadi jauh hari sebelum dilaksanakan service part/ komponen yang dibutuhkan hendaknya sudah disediakan.
4. Kerusakan umum/ operasional
Disamping perbaikan yang memang sudah terjadwal sudah pasti akan ada kerusakan-kerusakan pada unit selama pengoperasian baik yang bersifat minor atau major. Pada akhirnya bila ada suatu komponen yang telah dijadwalkan diganti pada interval waktu tertentu tetapi sudah rusak sebelum waktunya hal ini akan mengurangi produktivitas dari unit tersebut dan harus ada investigasi lebih lanjut mengenai kerusakan tersebut sehingga dapat di-reduce untuk waktu-waktu berikutnya dan pada unit lainnya.
5. Dokumentasi jenis kerusakan
Hal yang sudah pasti adalah semua jenis kerusakan pada sebuah unit baik yang bersumber dari laporan operator atau hasil inspeksi mekanik dapat direcord pada sebuah database khusus yang nantinya akan bisa diikutkan pada planning maintenance berikutnya termasuk untuk persiapan pengorderan part yang dibutuhkan.
6. Alat dan Personil
Diatas semua tidak akan bisa berjalan dengan baik apabila tidak dikung dengan peralatan (Tool) dan sumberdaya manusia yang kompeten baik dari segi kelayakan alat, kesehatan, safety dalam bekerja serta skill personel yang mamadai sehingga akan tercapai hasil optimal dalam pelaksanaannya.




Maintenance Planning # 2

Menyambung artikel sebelumnya akan lebih detail lagi dijelaskan proses maintenance planning pada sebuah unit.
Sekurang-kurangnya seminggu sebelum sampai pada hari H pelaksanaan semua yang akan dilakukan dan part yang dibutuhkan harus sudah disiapkan yaitu filter kit yang digunakan sampai part yang akan di ganti pada unit tersebut. Untuk mendapatkan itu semua setidaknya kita sudah ada dokumentasi kerusakan lain pada service sebelumnya, hasil inspeksi kurang lebih seminggu sebelumnya, laporan-laporan operator (Untuk unit bergerak) dan mengorder part yang dibutuhkan. Hasil analisa SOS (Oil analysis) pada saat service sebelumnya juga menjadi referensi untuk pelaksanaan service.

Semua data diatas dilist mana yang akan kita lakukan perbaikan pada saat service dan menyiapkan semua perlengkapannya. Kadang kendalanya ketika part yang dibutuhkan tidak ada pada saat hari pelaksanaannya maka kita harus re-schedule untuk dikerjakan pada service berikutnya.
O..ya harus saya jelaskan kalau saya saat ini bukan seorang planner tetapi hanya sebagai assisten saja tetapi dengan ini saya berharap bisa dapat masukan dari semua pembaca sekalian sehingga bisa menambah ilmu saya. Bisa saja prosedur yang saya kemukakan akan berbeda dengan pelaksanaan di perusahaan lain tapi intinya tetap sama merencanakan sebuah pekerjaan agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik sesuai dengan durasi waktu yang dialokasikan sehingga efektifitas dan efisiensinya tercapai.
Saya ada referensi dari http://ft.unsada.ac.id/wp-content/uploads/2008/04/bab3-rwt.pdf mengenai jenis perawatan (maintenance)
Dalam istilah perawatan disebutkan bahwa disana tercakup dua pekerjaan yaitu istilah “perawatan” dan “perbaikan”.
Perawatan dimaksudkan sebagai aktifitas untuk mencegah kerusakan, sedangkan istilah perbaikan dimaksudkan sebagai tindakan untuk memperbaiki kerusakan.
Bentuk-bentuk Perawatan (Maintenance)
1. Perawatan Preventif (Preventive Maintenance)
Adalah pekerjaan perawatan yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan, atau cara perawatan yang direncanakan untuk pencegahan (preventif).
Ruang lingkup pekerjaan preventif termasuk: inspeksi, perbaikan kecil, pelumasan dan penyetelan, sehingga peralatan atau mesin-mesin selama beroperasi terhindar dari kerusakan.
2. Perawatan Korektif
Adalah pekerjaan perawatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi fasilitas/peralatan sehingga mencapai standar yang dapat diterima.
Dalam perbaikan dapat dilakukan peningkatan-peningkatan sedemikian rupa, seperti melakukan perubahan atau modifikasi rancangan agar peralatan menjadi lebih baik.
3. Perawatan Berjalan
Dimana pekerjaan perawatan dilakukan ketika fasilitas atau peralatan dalam keadaan bekerja. Perawatan berjalan diterapkan pada peralatan-peralatan yang harus beroperasi terus dalam melayani proses produksi.
4. Perawatan Prediktif
Perawatan prediktif ini dilakukan untuk mengetahui terjadinya perubahan atau kelainan dalam kondisi fisik maupun fungsi dari sistem peralatan. Biasanya perawatan prediktif dilakukan dengan bantuan panca indra atau alat-alat monitor yang canggih.
5. Perawatan setelah terjadi kerusakan (Breakdown Maintenance)
Pekerjaan perawatan dilakukan setelah terjadi kerusakan pada peralatan, dan untuk memperbaikinya harus disiapkan suku cadang, material, alat-alat dan tenaga kerjanya.
6. Perawatan Darurat (Emergency Maintenance)
Adalah pekerjaan perbaikan yang harus segera dilakukan karena terjadi kemacetan atau kerusakan yang tidak terduga.
Disamping jenis-jenis perawatan yang telah disebutkan diatas, terdapat juga beberapa jenis pekerjaan lain yang bisa dianggap merupakan jenis pekerjaan perawatan seperti:
1. Perawatan dengan cara penggantian (Replacement instead of maintenance)
Perawatan dilakukan dengan cara mengganti peralatan tanpa dilakukan perawatan, karena harga peralatan pengganti lebih murah bila dibandingkan dengan biaya perawatannya. Atau alasan lainnya adalah apabila perkembangan teknologi sangat cepat, peralatan tidak dirancang untuk waktu yang lama, atau banyak komponen rusak tidak memungkinkan lagi diperbaiki.
2. Penggantian yang direncanakan (Planned Replacement)
Dengan telah ditentukan waktu mengganti peralatan dengan peralatan yang baru, berarti industri tidak memerlukan waktu lama untuk melakukan perawatan, kecuali untuk melakukan perawatan dasar yang ringan seperti pelumasan dan penyetelan. Ketika peralatan telah menurun kondisinya langsung diganti dengan yang baru. Cara penggantian ini mempunyai keuntungan antara lain, pabrik selalu memiliki peralatan yang baru dan siap pakai.

19 January 2009

Masjid Dian Al Mahri - Masjid Kubah Emas Depok


masjid kubah emas depok

Masjid ini didirikan oleh Ibu Hj. Dian Juriah Maimun Al Rasyid yang pada awalnya mempunyai impian tentang sebuah masjid megah dan indah yang dapat menjadi simbol keagungan islam. Dengan kemegahan dapat menghantarkan perasaan, menggerakan jiwa, menggenapkan niat untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Dan dengan keindahannya dapat mengingatkan kita akan kebesaran Sang Pencipta sehingga kita akan terus bermunajah kepada-Nya.



masjid kubah emas sawangan
Foto (ki-ka): samping kanan, pintu masuk utama, halaman dalam

Kawasan Masjid Kubah Emas Dian Al Mahri ini dalam perkembangannya telah menjelma sebagai salah satu tujuan wisata religi umat islam. Kawasan ini setiap akhir pekan dan hari libur dikunjungi tak kurang 50.000 jama`ah.

Halaman dalam / selasar masjid

Areal selasar masjid berukuran 45 x 57 m, dan mampu menampung 8000 jamah. Salah satu sisinya berhubungan dengan ruang sholat, sedangkan ketiga sisi lainnya dibatasi selasar dengan pilar-pilar berbalut batu granit dari Brasil. Pilar-pilat tersebut membentuk deretan arcade yang seolah menjadi pembatas dari halaman dalam ini.

Minaret / Menara

Masjid ini terdiri dari enam minaret berbentuk segienam, masing-masing terdiri dari 6 tingkat yang melambangkan rukun iman. Keenamnya dibalut dengan batu granit yang berwarna abu-abu dengan ornamen yang melingkar pada setiap tingkatannya. Pada puncak minaret terdapat kubah berlapis mozaik emas. Dari minaret ini terdengar kumandang Adzan.

Dasar Kubah

Terdapat cincin dengan aksen warna emas. Dibawahnya terdapat 33 jendela, yang masing-masing dihiasi kaligrafi 3 asma Allah SWT, sehingga Asmaul Husna pun terpampang di tiap jendela.

Kubah

Terdiri dari 5 kubah (1 kubah besar dan 4 kubah kecil) yang menyimbolkan 5 rukun islam. Satu kubah besar bentuknya menyerupai kubah di Taj Mahal dengan diamter bawah berukuran 16 meter, diameter tengah 20 meter dan tunggi 25 meter. Sementara 4 kubah kecil memiliki diamter bawah 6 meter, tengah 7 meter, dan tinggi 8 meter. Sebuah lampu kristal tergantung dibawah kubah besar dengan rangka terbuat dari kuningan berlapis emas 24 karat. Lampu tersebut serupa dengan lampu di Masjid Sultan Oman. Dibelakang lampu indah tersebut, langit-langit kubah berganti warna ditiap waktu sholat.


masjid kubah emas
Foto (ki-ka): Mimbar Masjid, Bagian Bawah Kubah Besar

Yuuk qita makmurkan masjid. .Dengan melihat kemegahan masjid dapat menghantarkan perasaan, menggerakan jiwa, menggenapkan niat untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Dan dengan keindahannya dapat mengingatkan kita akan kebesaran Sang Pencipta sehingga kita akan terus bermunajah kepada-Nya.


14 January 2009

Kawasan Medan Magnet

Daerah Medan Maghnet atau orang saudi sering menyebutnya Mantiqotul Baidho atau daerah putih yang disana ada salah satu gunung yang berwarna keputihan dan cukup berbeda dengan gunung-gunung yang lain, seperti halnya gunung uhud yang berwarna merah kehitam-hitaman.

Daerah ini adalah daerah yang sering dikunjungi jamaah haji ataupun umroh dari Indonesia dan Malaysia, selain tempat ziarah lainnya yang biasa di kunjungi di Madinah di antaranya : Masjid Quba, Syuhada Uhud, Masjid Qiblatain, Jabal Sila' tempat terjadi Peperangan Parit atau sering juga disebut daerah Masjid Sab'ah dan Tempat Percetakan Al-Quran Mujamma' Malik Fahd.














Apa keistimewahan Mantiqotul Baidho ini sehingga sering dikunjungi, padahal untuk ke sana memerlukan waktu lebih dari setengah jam dengan menggunakan bus? Di tempat ini mempunyai keunikan tersendiri yaitu kendaraan yang berada di jalan di sana dapat ditarik oleh magnet dan berjalan dengan sendirinya walau tanpa digas, semakin jauh akan semakin kencang lari kendaraan itu, dan bisa mencapai 100-120 km perjam.

Apa karena jalannya menurun yah? Wallahu a'lam..


Rencana Perluasan Masjidil Haram


Gambar Proyek Perluasan Masjidil Haram Mekkah Al-Mukarromah




Gambar Proyek Perluasan Masjid Nabawi Madinah Al-Munawwaroh

22 December 2008

Belajar ABAP, mulai dari mana?

Belajar ABAP, mulai dari mana?

Untuk belajar ABAP, memang tidak ada ketentuan yang mutlak, harus memulai dari mana. Ada beberapa alternatif untuk belajar:

1. Beli buku ABAP, ikuti step-by-step. Beli buku yang sederhana dulu. Baru kemudian beli buku yang lebih spesifik dan lebih detil. Kalo beli yang langsung detil, bisa langsung mabok nanti. Contoh buku yang sederhana, adalah seperti buku yang sudah saya publish. Contoh buku yang detil: SAP Netweaver Essentials: ABAP Objects - Abap Programming in SAP Netweaver. Diterbitkan oleh SAPPress. Untuk ABAPer pemula, saya jamin gak nyambung deh kl langsung baca buku ini … he3x.

2. Ikuti trainingnya SAP. SAP punya perwakilan di tiap negara. SAP Indonesia ada di Wisma Kyoe Prince, Sudirman, Jakarta. Di tiap negara, SAP mempunyai partner yang menyediakan training. Di Indonesia, diantara partnernya adalah PT. Asseta. Ini link jadwal trainingnya. Berminat, silahkan telp 57994700 ext 7501 dengan Ibu Erta.

3. Lihat help nya SAP. Bisa ke: http://help.sap.com. Atau dari menu Help - SAP Library kalau dari screen GUI SAP.

4. Sering-sering buka www.sdn.sap.com. Ini adalah web resmi ABAPer yang disediakan oleh SAP. Ada forumnya segala. Sebelum tanya sesuatu, cari keyword yang kamu mau tanyakan di kolom “search”. Dari pertanyaan yang ecek-ecek, sampe yang njelimet ada. Register dulu, free koq.

5. Belajar dari help-nya keyword ABAP. Dari tcode SE38, ada tombol “i”. Tekan tombol itu pelan-pelan. (kalo keras-keras, nanti mousenya rusak. He3x). Semua dokumentasi dari keyword ABAP dijamin ada. Bahkan termasuk perintah yang sudah obsolete.

6. Satu lagi cara yang praktis, minta senior ABAPer untuk mengajar modul SAP di tempat anda. Dengan materi dan durasi yang sama dengan materi standar. Bisa lebih murah, karena ngajarnya kan as freelanch. Memang sih, anda tidak mendapatkan setifikat. Tapi kan ilmunya tetap bisa didapat.

Nah, sekarang urutan pelajarannya. Itu sih sebenarnya terserah dosennya, mau ngajarnya dari mana dulu. Tapi kalo merujuk pada kurikulum SAP, maka saya gambarkan sebagai berikut. path Gambar ini dulu pernah saya dapatkan di modul BC400.




Tapi kelihatannya sekarang beberapa modul kodenya sudah berbeda. Cuma secara umum, masih valid lah. Nanti kalo saya dapet path yang lebih baru lagi, mungkin saya bisa update lagi. Untuk ABAPer pemula, kayaknya materi BC400 ini wajib. Di sini dipelajari dasar-dasar ABAP. Dari modul ini kita bisa tau apa saja yang bisa dilakukan oleh ABAP. Termasuk komponen-komponen pentingnya. Selanjutnya, BC430. Walaupun pengenalan ABAP Dictionary sudah ada di BC400, tapi di BC430 lebih dalam lagi. Setelah itu, baru ada beberapa alternatif: - bagi yang mau mendalami reporting, silahkan ke BC402 dan BC405. - bagi yang mau mendalami interface ke BC420 dan BC415. - screen/ User dialog di BC410. - SAPScript dan Smartforms di BC460 dan BC470. BC470 blum tergambar yah di situ. - dan yang lebih menantang lagi, ikuti BC414 dan BC425 untuk mendalami update database dan Enhancement. BC412 (Enjoy SAP) setau saya jarang diminati. Karena, enjoy dari sisi user belum tentu membuat enjoy dari sisi developer .. he3x. Trus ketika mesin sudah lama dipakai, data semakin banyak disimpan, maka performance bisa menjadi isu yang sangat signifikan. Silahkan ikuti BC490 tentang performance tuning. Yang ngajar modul ini mesti udah pernah mengatasi problem mentuning program dengan data yang banyak. Kalo enggak, ya cuma ngajar teori doang … Akan menjadi kebanggaan tersendiri apabila anda mengubah program yang jalannya 2 jam, menjadi hanya beberapa detik dengan tampilan dan proses yang sama.

Di gambar tsb sudah ada jumlah harinya. Ini sudah dari kurikulum SAP. Dan modulnya juga standar dari SAP. Seperti kuliah, ada teori dan prakteknya serta latihan-latihannya. Sebaiknya ikuti sesuai dengan standarnya. Tapi kalo ada keterbatasan, ya mungkin bisa saja modulnya dipercepat. Misalnya dari 5 hari menjadi 4 hari. Atau 3 menjadi 2 hari.

OK, selamat belajar. Semoga path ini bisa membantu kita semua belajar dengan lebih teratur dan terstruktur. Ada yang mau menambahkan? Atau mengoreksi? Ayo kita diskusikan. Karena sesungguhnya bersama suatu kesulitan itu terdapat suatu kemudahan.

Dua Prinsip Penting dalam Hidup

DDi sela-sela suatu rapat penting yang diadakan di belahan Jakarta TImur, seseorang meyampaikan tentang kisah seorang penderita kangker stadium 4. Sudah berobat ke sana-sini tanpa hasil yang begitu berarti, akhirnya dia mengikuti pengobatan alternatif. Pengobatan ini disebut Terapi Positif. Cara pengobatannya adalah dengan memulai berjanji terhadap 2 hal:

1. Selalu bersyukur.
2. Tidak boleh mengeluh.

Ada dua janji. Yang pertama, janji yang bersifat perintah. Dan kedua, janji yang bersifat larangan. Akhirnya, sang pasien mengikuti terapi ini. Setiap hari dari mulai bangun tidur, hingga mau tidur lagi, dia selalu bersyukur. Bersyukur walaupun dia sakit, dia tetap merasakan udara segar. Mempunyai kartu askes. Dikaruniai anak-anak yang sehat wal afiat. Bersyukur istrinya tetap setia dan sabar. Bersyukur dia bisa tinggal di rumah bersama dengan keluarganya. Bersyukur …. dst.

Dia juga sudah tidak pernah mengeluh lagi. Apapun yang dihadapi, selalu ditanggapi dengan positif.

Dan akhirnya, setelah dia mengikuti terapi ini, keajaibanpun terjadi. Dengan kehendak Allah, semua sel kangkernya mati. Dan akhirnya dia hidup sehat sampai sekarang (saat artikel ini ditulis).

Janji Allah memang nyata. “Lain syakartum la’adziidannakum”. Barang siapa yang bersyukur, maka akan kami tambahkan ni’mat untukmu. Apalagi dengan selalu berbaik sangka terhadap Allah, dengan tidak mengeluh menjalani semua yang kita hadapi di dunia ini.

Ada temanku yang orang tuanya sakit komplikasi. Sakitnya gonta-ganti terus. Tapi setelah mengikuti terapi ini, alhamdulillah katanya sakitnya menjadi hilang. Sepertinya, tubuh kita mengikuti bagaimana cara kita mensikapinya.

Ada seseorang yang sudah mencoba melaksanakan dua prinsip ini. Dan katanya, hasilnya sangat dahsyat. Dia merasa seperti bukan dirinya lagi yang dulu. Dia merasa menjalani hidup ini dengan lebih bersemangat, lebih giat, lebih positif. Dan saat ini dia telah menerapkannya dengan keluarganya.

Orang tua teman saya mengalami sakit komplikasi. Bermacam-macam penyakitnya. Seakan-akan gak ada habisnya. Akhirnya, dia mengikuti terapi positif ini. Luar biasa. Dia menjadi lebih bersemangat menjalani hidupnya, dan terasa lebih sehat.

Kisah ini bukan untuk menyepelekan usaha kita dalam melakukan pengobatan medis. Wajar saja kalau kita sakit, kita berobat. Tapi berobat itu bukanlah bermula dari suatu keluhan. Berobat karena kita berusaha untuk memperoleh kondisi yang lebih baik lagi. Kita sudah bersyukur atas kondisi kita sekarang, dan kita insyaAllah selalu akan lebih bersyukur lagi.

Kisah ini tentu saja tidak hanya bermanfaat bagi orang sakit. Sehat maupun sakit, kita bisa melakukan terapi ini. Dan lihatlah perbedaannya. terapi ini tidak ada resikonya, dan bisa diterapkan dalam kondisi apapun.

Tertarik untuk mengikuti terapi positif? Silahkan dicoba. Mulailah dengan merenung, memikirkan menagapa kita harus bersyukur. Coba tulis 10 nomor alasan mengapa anda harus bersyukur. Sudah? Sekarang kita lanjutkan. Coba tulis 10 nomor lagi. Dan anda akan takjub bahwa sebenarnya ada banyak alasan yang tidak batas yang memastikan bahwa anda memang wajib bersyukur. Mulai sekarang, apapun yang anda hadapi dalam kehidupan ini, ayo kita hadapi dengan bersyukur. Dan jangan lupa, tidak boleh mengeluh.

Apakah anda punya pengalaman yang sama? Silahkan masukkan dalam komentar di bawah.
Read More..
Diposkan oleh Gito Pejaten Mas di 9:10 AM 0 komentar
Kamera tersembunyi sedang mengintai anda

Kamera tersembunyi sedang mengintai anda sekarang … Candid Camera is watching you !!!

Sadarkah kita bahwa candid camera sedang mengintai kita tanpa henti. 24 jam sehari, 7 hari sepekan. Tiap gerak-gerik kita dipantau tanpa celah dari berbagai sudut. Dari ujung rambut hingga ujung kaki. Saat kita tidur, mandi, makan, bekerja, belajar, membaca buku, browsing, dan lainnya. Kamera ini bisa tembus pandang. Bahkan sampai ke aliran darah kita. Saking canggihnya kamera itu, sehingga ia bisa merekam juga isi hati dan pikiran kita. Setiap orang dipasangi kamera sendiri-sendiri. Kamera ini mulai dijalankan ketika kita lahir, dan tidak pernah penuh memorinya hingga kamera ini dimatikan. Yaitu waktu kita meninggal.

Dan nanti suatu saat, semua orang akan berkumpul di suatu tempat yang lapang. Di sana, satu-persatu hasil kamera manusia akan ditayangkan secara total ke suatu layar yang sangat besar hingga semua orang bisa melihat. Gak ada yang disensor. Dan semua orang akan melihat itu. Bagaimana seorang anak berbohong pada orang tuanya. Seorang suami berbohong pada istrinya, atau sebaliknya. Terpampang juga isi hati dan pikirannya. Sehingga semuanya benar-benar terbuka. Begitulah keadaan nanti di padang mahsyar, setelah manusia dibangkitkan dari kubur.

Kebayang gak yah … pasti sangat memalukan yah. Setiap orang pasti punya aib. Pastinya, kita tidak mau kalau aib kita terbongkar atau terlihat oleh orang lain. Lebih ngeri lagi kalau semua manusia bisa melihat aib kita di suatu saat nanti. Kita semua merasa takut. Tapi hari itu suatu saat harus kita lalui, mau atau tidak mau.

Allah memerintahkan kita untuk menutup aib kita. Tidak perlu ada orang lain yang mengetahui aib kita. Itulah sebabnya mengapa Allah mengecam orang yang melakukan dosa dengan terang-terangan. Menurut dalil, dosanya tidak bisa diampuni. Karena dia berbuat berdosa, dan memamerkan dosa itu ke orang-orang lain. Dia bangga akan dosanya, dan tidak takut kepada Allah. Dia telah membuka aibnya sendiri. Makanya kalau melakukan suatu dosa, dan belum bisa meninggalkan dosa tersebut, setidaknya jangan lakukan dosa tersebut dengan terang-terangan. Misalnya sudah terlanjur kecanduan rokok. Yah, sambil berupaya mengurangi konsumsi rokok, silahkan merokok di kamar sendiri dan jangan ada orang lain yang tahu. Jangan malah memimpin yasinan di suatu musholla sambil merokok ….

Tidak ada orang yang tidak mempunyai aib. Pasti semua orang punya aib masa lalu. Sebaik-baiknya orang, dia kan manusia. Bukan malaikat. Jadi pasti punya aib, kekurangan, dan dosa. Kecuali Rasulullah Muhammad SAW yang ma’sum.

Jangan anda buka aib anda yang selama ini selalu dijaga oleh Allah. Misalnya dulu anda adalah pencuri. Sekarang sudah tidak. Ketika mau melamar seorang wanita sholehah, gak perlu ngomong bahwa anda dulunya pencuri. Biarlah itu rahasia anda dan Allah saja yang mengetahuinya. Mungkin ini suatu hikmah kalau anda nanti menikah dengan orang yang tidak sepenuhnya anda kenal. Berarti, masing-masing mempunyai aib yang tidak saling diketahui, dan anda berdua akan membuat suatu episode hidup baru dengan melepas aib-aib yang pernah ada.

Kita semua pasti malu karena aib kita nanti akan terbuka dan terlihat oleh semua manusia. Tapi, Nabi SAW pernah bersabda bahwa barang siapa yang menutup aib orang lain di dunia ini, maka Allah akan menutup aibnya kelak nanti di Akhirat. Nah, sepertinya ini kesempatan kita. Kita tutup aib orang lain, dan kita berharap nanti di padang mahsyar, Allah menutup aib kita dan mengampuni semua kesalahan kita. Gak perlu mencari-cari aib orang lain. Dan kalau secara tidak sengaja kita mengetahuinya, jangan pernah membuka aibnya atau bahkan mengancam akan membukanya.

Seorang teman pernah menceritakan aib sahabat saya kepada saya. Saya sangat menyesal, mengapa aib tsb diungkapkan ke saya. Padahal aib tsb tidak membahayakan saya dan tidak berhubungan dengan persahabatan saya dengannya. Akibatnya, persahabatan ini jadi meregang karena hal tsb. Saya sangat menyesalkan hal ini. Andaikata aibnya tidak saya ketahui, maka persahabatan ini kan bisa terus terjalin dengan baik. Anda sependapat? Ingin memberikan komentar? Sillahkan sampaikan pada komentar di bawah.

Kamera tersembunyi sedang mengintai anda

Kamera tersembunyi sedang mengintai anda sekarang … Candid Camera is watching you !!!

Sadarkah kita bahwa candid camera sedang mengintai kita tanpa henti. 24 jam sehari, 7 hari sepekan. Tiap gerak-gerik kita dipantau tanpa celah dari berbagai sudut. Dari ujung rambut hingga ujung kaki. Saat kita tidur, mandi, makan, bekerja, belajar, membaca buku, browsing, dan lainnya. Kamera ini bisa tembus pandang. Bahkan sampai ke aliran darah kita. Saking canggihnya kamera itu, sehingga ia bisa merekam juga isi hati dan pikiran kita. Setiap orang dipasangi kamera sendiri-sendiri. Kamera ini mulai dijalankan ketika kita lahir, dan tidak pernah penuh memorinya hingga kamera ini dimatikan. Yaitu waktu kita meninggal.

Dan nanti suatu saat, semua orang akan berkumpul di suatu tempat yang lapang. Di sana, satu-persatu hasil kamera manusia akan ditayangkan secara total ke suatu layar yang sangat besar hingga semua orang bisa melihat. Gak ada yang disensor. Dan semua orang akan melihat itu. Bagaimana seorang anak berbohong pada orang tuanya. Seorang suami berbohong pada istrinya, atau sebaliknya. Terpampang juga isi hati dan pikirannya. Sehingga semuanya benar-benar terbuka. Begitulah keadaan nanti di padang mahsyar, setelah manusia dibangkitkan dari kubur.

Kebayang gak yah … pasti sangat memalukan yah. Setiap orang pasti punya aib. Pastinya, kita tidak mau kalau aib kita terbongkar atau terlihat oleh orang lain. Lebih ngeri lagi kalau semua manusia bisa melihat aib kita di suatu saat nanti. Kita semua merasa takut. Tapi hari itu suatu saat harus kita lalui, mau atau tidak mau.

Allah memerintahkan kita untuk menutup aib kita. Tidak perlu ada orang lain yang mengetahui aib kita. Itulah sebabnya mengapa Allah mengecam orang yang melakukan dosa dengan terang-terangan. Menurut dalil, dosanya tidak bisa diampuni. Karena dia berbuat berdosa, dan memamerkan dosa itu ke orang-orang lain. Dia bangga akan dosanya, dan tidak takut kepada Allah. Dia telah membuka aibnya sendiri. Makanya kalau melakukan suatu dosa, dan belum bisa meninggalkan dosa tersebut, setidaknya jangan lakukan dosa tersebut dengan terang-terangan. Misalnya sudah terlanjur kecanduan rokok. Yah, sambil berupaya mengurangi konsumsi rokok, silahkan merokok di kamar sendiri dan jangan ada orang lain yang tahu. Jangan malah memimpin yasinan di suatu musholla sambil merokok ….

Tidak ada orang yang tidak mempunyai aib. Pasti semua orang punya aib masa lalu. Sebaik-baiknya orang, dia kan manusia. Bukan malaikat. Jadi pasti punya aib, kekurangan, dan dosa. Kecuali Rasulullah Muhammad SAW yang ma’sum.

Jangan anda buka aib anda yang selama ini selalu dijaga oleh Allah. Misalnya dulu anda adalah pencuri. Sekarang sudah tidak. Ketika mau melamar seorang wanita sholehah, gak perlu ngomong bahwa anda dulunya pencuri. Biarlah itu rahasia anda dan Allah saja yang mengetahuinya. Mungkin ini suatu hikmah kalau anda nanti menikah dengan orang yang tidak sepenuhnya anda kenal. Berarti, masing-masing mempunyai aib yang tidak saling diketahui, dan anda berdua akan membuat suatu episode hidup baru dengan melepas aib-aib yang pernah ada.

Kita semua pasti malu karena aib kita nanti akan terbuka dan terlihat oleh semua manusia. Tapi, Nabi SAW pernah bersabda bahwa barang siapa yang menutup aib orang lain di dunia ini, maka Allah akan menutup aibnya kelak nanti di Akhirat. Nah, sepertinya ini kesempatan kita. Kita tutup aib orang lain, dan kita berharap nanti di padang mahsyar, Allah menutup aib kita dan mengampuni semua kesalahan kita. Gak perlu mencari-cari aib orang lain. Dan kalau secara tidak sengaja kita mengetahuinya, jangan pernah membuka aibnya atau bahkan mengancam akan membukanya.

Seorang teman pernah menceritakan aib sahabat saya kepada saya. Saya sangat menyesal, mengapa aib tsb diungkapkan ke saya. Padahal aib tsb tidak membahayakan saya dan tidak berhubungan dengan persahabatan saya dengannya. Akibatnya, persahabatan ini jadi meregang karena hal tsb. Saya sangat menyesalkan hal ini. Andaikata aibnya tidak saya ketahui, maka persahabatan ini kan bisa terus terjalin dengan baik. Anda sependapat? Ingin memberikan komentar? Sillahkan sampaikan pada komentar di bawah.

Berapa cepat anda membuat program?

Seorang functional menanyakan ke Senior ABAPer. Berapa sih, bikin report yg modelnya kayak gini …

Setelah berfikir beberapa saat, dijawab oleh sang senior ABABper: Oh, itu kira2 satu setengah hari selesai (1.5 mandays). Setelah functional membuat spec, dia memberikan spec tsb ke tim ABAPer. Dan ternyata, udah seminggu lewat program enggak selesai juga. Sehingga sang functional dengan emosinya berkomentar: Elu buat program begitu aja lama amat sih. Emang susahnya di mana !!!??? Katanya cuma sehari setengah. Mungkin kejadian ini pernah anda lihat. Mengapa?

ABAPer nya yang kurang kompeten? Atau functionalnya yang belagu? (wow, sorry). Atau salah perkiraan waktu? Sebelum berprasangka buruk, ada baiknya kita mengetahui secara detil life-cycle of program development. Dalam prakteknya, ada beberapa fase yang dilalui ketika kita mendevelop program: - Analysis and create BPS - Customizing - Create ABAP Spec - Coding ABAP - Internal testing, bug fixing - UAT - Transport to production - Update authorization - Create user manual - Conduct User Training

Analysis and create BPS Modelnya bisa bebas. Tujuannya untuk menganalisa apakah requirement dari user mungkin untuk dikerjakan, dan berapa lama bisa dikerjakan. Untuk menentukan ini, diperlukan suatu tim yang terdiri dari senior functional, senior ABAPer, dan senior Basis. Dalam BPS ini tertera jumlah effort yang diperlukan dari mulai analisa, sampai langkah terakhir. Apabila BPS ini disetujui oleh manajemen, maka proses selanjutnya akan dikerjakan.

Customizing Setelah BPS disetujui, maka functional bisa mulai mengkonfigurasi pengaturan yang ada di SAP.

Create ABAP Spec Ini dilakukan oleh functional, apabila requirement dari user berkaitan dengan ABAP. Buat spec Functional Spec. Sukur2 kl functional udah tau tabel2 SAP dan relasinya. Kalo blum tau, tanya ke Senior ABAP agar bisa dibantu. Spec bisa berbentuk dokumen biasa (Word), bisa juga didukung oleh spreadsheet, visio diagram, dan kalau perlu contoh template file apabila requirementnya berupa interface.

Coding ABAP Manajemen atau tim leader ABAP akan mengassign spec yang telah jadi ke ABAPer. ABAPer bisa mengerjakannya sesuai dengan spec yang tertulis. Pembuatan program, table, function, class, authorization object, dll. Semua seharusnya sesuai dengan aturan pemrograman yang telah disepakati.

Internal testing, bug fixing Ini dilakukan oleh ABAPer dan functional. Functional dibantu ABAPer harus mengetes segala bentuk kemungkinan skenario yang memungkinkan, sehingga program tidak akan error di mesin prod. Apabila programnya masih ada yang salah, segera dibetulkan dan ditest kembali.

UAT Kepanjangannya adalah User Acceptance Test. Mungkin di tempat lain ada istilah lain, seperti UT (User Test). Atau kl banyak program, disebut dengan Integration Test. Dilakukan oleh user, dipandu oleh functional sehingga nanti di mesin prod segala fasilitas program bisa dilakukan oleh user tanpa bantuan. Termasuk dalam UAT ini adalah pengecekan otorisasi. Baik positif maupun negative check.

Transport to prod Setelah UAT selesai, maka program dinaikkan ke mesin production sesuai dengan jadwal standar. ABAPer harus memberikan perhatian terhadap naikknya perubahan table dan index. Karena proses transport bisa lama, dan ada kemungkinan error.

Update authorization Setelah program (termasuk objek otorisasi baru bila ada) naik ke prod, maka set otorisasi ke user yang berhak.

Create user manual Ada kalanya program cukup kompleks sehingga diperlukan user manual agar pengguna baru dapat langsung menjalankannya.

Conduct User Training Apabila penggunanya ada banyak, apalagi kalau ada di kota2 yang berbeda, maka kita harus pikirkan bagaimana mengadakan user training. Di sesi user training ini, user manual akan dibagikan dan dijelaskan. Di antara sesi ini harus ada sesi diskusi. Sehingga bagi user yang tidak faham, bisa bertanya lebih lanjut. Nah, di mana rata2 fase yang membutuhkan effort cukup lama? Tidak bisa disamaratakan. Tergantung seberapa ahli functionalnya, ABAPernya, seberapa kompleks programnya, bagaimana proses UATnya, dll. Belum lagi kalo ada kendala komunikasi, atau kendala non teknis lainnya.

Ada yang mau menambahkan? Yuq kita diskusikan. Karena sesungguhnya bersama kesulitan terdapat suatu kemudahan.