20 July 2007

Hidup Mengalir Seperti Air

Hidup Mengalir Seperti Air

Salam Super Pak Mario
Saya sering sekali mendengar pendapat selebritis atau tokoh masyarakat yang menyatakan bahwa hidup ini harus mengalir seperti air. Sepertinya mereka menggambarkan bahwa hidup yang damai dan pasrah adalah seperti air yang mengalir. Apakah pendapat Bapak? Terimakasih.


Murdi Haryanto, Yogyakarta




Mario Teguh menjawab:

Terima kasih atas pertanyaan sangat baik dari Anda,

Pak Murdi, kita mengalir saja ya Pak?

Pak Murdi, janganlah menerapkan cara hidup yang mengalir seperti air, karena air memiliki kecenderungan untuk mengalir ke bawah. Bila ketinggian itu tidak penting, maka tidak akan ada janji mengenai keindahan pada tempat-tempat naik - yang tinggi.

Apakah rencana Anda?

Air tidak memiliki rencana, kecuali kecenderungan alamiah untuk menempati relung ter-rendah yang disediakan oleh lingkungannya.

Jadi, apakah rencana Anda Pak Murdi?

Sadarilah - bahwa rencana Anda adalah kekuatan yang membedakan Anda.

Satu-satunya 'aliran' yang boleh kita ikuti adalah keberserahan pada hasil dari tindakan terencana yang dilaksanakan dengan kecerdasan dan kekuatan yang penuh. Bila itu adalah operating system kita, maka aliran kita adalah aliran yang menuju ke atas. Dan aliran yang menuju ke atas - adalah aliran yang hanya mungkin dibuat dengan niat dan kesungguhan, dalam upaya menyejajarkan rencana kita dengan rencana Beliau Yang Maha Memuliakan - untuk diri kita.

Mereka yang membangun jalan-jalan naik bagi saudara-saudaranya, sudah dijamin berada dalam sebuah perjalanan naik.

Maka, berapa jiwa-kah yang telah Anda bantu untuk mencapai keadaan yang lebih baik hari ini?

Kesadaran yang sensitif dan kemandirian yang baik - seperti yang Anda display dalam usia yang muda ini, adalah sebuah kualitas yang menghangatkan hati. Sebuah kualitas yang mengundang orang lain untuk menyertakan Anda dalam rencana-rencana masa depan mereka.

Begitu dulu ya, Pak Murdi Haryanto.


Salam Super,
Mario Teguh

No comments: